Virus Corona di Samarinda
Jelang Pembelajaran Tatap Muka, 1.037 Pelajar SMPN 1 Samarinda Disuntik Vaksin Covid-19
Sebanyak 1.037 siswa SMP Negeri 1 Samarinda menjalani vaksinasi Covid-19 bagi pelajar pada Kamis (9/9/2021).
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebanyak 1.037 siswa SMP Negeri 1 Samarinda menjalani vaksinasi Covid-19 bagi pelajar pada Kamis (9/9/2021).
Kegiatan vaksinasi bagi pelajar ini diselenggarakan di auditorium SMP Negeri 1 Samarinda, jalan Drs H. Anang Hasyim, Samarinda Ulu.
SMPN 1 Samarinda merupakan sekolah keempat di Samarinda yang mendapatkan vaksin Covid-19 bagi siswanya.
Dengan divaksinnya para siswa ini, tentu menjadi peluang dan harapan bagi rencana kembali berjalannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah tersebut.
Kepala Sekolah SMPN 1 Samarinda, Mulyadi menuturkan selain siswa, tenaga kependidikan yang belum mendapatkan vaksin juga turut divaksinasi pada kesempatan itu.
Baca juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh Ibu Hamil, TP PKK Kaltim Gelar Vaksinasi Covid-19
Baca juga: Bontang Terima 2 Ribuan Vial Vaksin Covid-19, Berikut Jadwal dan Lokasi Distribusi
Baca juga: Dinas Kesehatan Berau Belum Bisa Pastikan Kapan Vaksinasi Covid-19 Pada Anak Akan Terlaksana
Disebutkan, sekitar 64 guru dan tenaga kependidikan di SMPN 1 Samarinda sekitar 50 orang di antaranya telah mendapatkan vaksin.
"Hari ini kita informasikan bagi tenaga kependidikan yang belum divaksin karena kemarin punya komorbid tidak boleh, ternyata sekarang sudah boleh untuk turut ikut vaksin hari ini," ungkap Mulyadi saat dikonfirmasi pada kegiatan tersebut.
Para siswa menjalani vaksinasi secara bergiliran berdasarkan kelasnya masing-masing.
Sedangkan orang tua dan wali murid yang mengantar siswa tidak diperkenankan masuk ke ruang auditorium untuk menghindari terjadinya kerumunan.
Beberapa siswa yang dihampiri oleh TribunKaltim.co menyatakan cukup antusias untuk mengikuti kegiatan vaksin pada hari ini.
Mereka berharap agar bisa segera kembali belajar di sekolah setelah satu tahun lebih mereka belajar secara daring di rumah.
"Sebelumnya juga pernah divaksin, tapi awalnya sempat deg-degan, cukup senang dapat vaksin supaya masuk sekolahnya lebih enak," ujar Nia, siswa kelas 7 di SMPN 1 Samarinda itu.
Sementara itu kepala Dinas Pendidikan kota Samarinda, Asli Nuryadin mengatakan, sejatinya vaksin bagi pelajar bukan menjadi syarat utama dapat diselenggarakannya PTM di sekolah.
Namun, menurutnya, alangkah lebih baik jika siswa juga turut mendapatkan vaksin agar penyelenggaraan kegiatan PTM berlangsung lebih aman.
"Yang wajib vaksin itu adalah guru dan tenaga pendidik, jadi nanti ketika PTM dibuka, guru yang belum divaksin tidak diperkenankan untuk mengajar secara tatap muka," jelas Asli Nuryadin.
Baca juga: Serbuan Vaksinasi 10.000 Dosis Oleh TNI AU di Berau, Bantu Pemkab Capai Kekebalan Komunal
Disdik Samarinda sendiri telah mengajukan beberapa opsi pembukaan PTM kepada Walikota Samarinda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelaksanaan-vaksinasi-pelajar-smp-negeri-1-samarinda-kamis-992021.jpg)