Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Sebagai Daerah Penyangga IKN, Program Penggemukan Sapi Potong di Kutai Barat Terus Ditingkatkan 

Swasembada daging sapi di wilayah Kutai Barat jauh-jauh hari telah dipersiapkan guna memenuhi permintaan daging sapi sebagai daerah penyangga Ibukota

Penulis: Zainul | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Ratusan ekor sapi yang didatangkan dari luar Pulau Kalimantan oleh PT Berkah Salama Jaya untuk digemukkan guna mendukung program swasembada daging sapi di Kutai Barat dan Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI    

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Swasembada daging sapi di wilayah Kutai Barat jauh-jauh hari telah dipersiapkan guna memenuhi permintaan daging sapi sebagai daerah penyangga Ibukota negara baru (IKN) di Kalimantan Timur. 

Oleh pemerintah Kutai Barat, program swasembada daging sapi ini menjadi sasaran utama dalam pembangunan sektor pertanian dan peternakan di bumi etam.

Salah satunya melalui koperasi ternak PT Berkah Salama Jaya (BSJ) yang saat ini telah melakukan penggemukan sapi di Kutai Barat.

Mulai dari program penggemukan sapi yang kini telah mempersiapkan kurang lebihnya 50 hektare lahan pembenihan bibit sapi unggul di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Direktur PT BSJ, Suparlan mengatakan hal ini dilakukan untuk meningkatkan populasi sapi potong agar keberhasilan program swasembada daging sapi di Kaltim dapat tercapai secara maksimal.

Baca juga: Permintaan Daging Sapi di Kaltim Tembus 60 Ribu Ekor Per Tahun, 83 Persen Stok dari NTT dan Sulawesi

Baca juga: PDRB Kaltim Sektor Peternakan Capai Rp 2,19 Triliun, Jumlah Sapi Belum Cukup Kategori Swasembada

Baca juga: Kisah Sukses Sunardi, Pensiunan Guru Kukar yang Punya 4 Hektare Sawah, Ternak Sapi dan Rental Truk

"Sebab peningkatan populasi sapi melalui upaya perbenihan, khususnya inseminasi buatan masih merupakan pilihan utama disamping pembibitan rakyat dengan cara alami.

Untuk lahan khusus kandang perbenihan sapi, sudah kita siapkan di sejumlah wilayah tingkat Kecamatan di Kubar. Seperti di Long Iram, Tutung, Temula dan Kampung Terajuk,” ujar Suparlan kepada wartawan, usai memimpin rapat kelompok ternak sapi di Kubar, Minggu (12/9/2021).

Lebih lanjut, Suparlan menyebutkan banyak hal yang perlu disiapkan oleh anggota kelompok ternak sapi binaan PT BSJ Kaltim.

Di antaranya mulai dari mempersiapkan kecukupan pakan ternak, serta intensifikasi lahan pengembalaan merupakan syarat keberhasilan program swasembada daging menuju IKN tahun 2024 mendatang.

“Kebutuhan daging sapi di pasaran berdampak pada kenaikan inflasi. Oleh karena itu, guna menekan angka inflasi, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan produksi sapi. Sehingga kubar khususnya Kaltim, dapat memenuhi kebutuhan konsumen di pasaran,” jelas Suparlan yang juga Ketua PSHT Pusat Madiun Kubar itu.

Menurutnya, usaha pembibitan sapi potong adalah usaha untuk memperoleh bibit berkualitas penyediaan sapi potong yang akan digunakan sebagai sumber konsumsi manusia.

Pengembangan usaha ini membutuhkan koordinasi dan kerjasama sinergitas antara pemerintah,stakeholders terkait, dan masyarakat/peternak.

“Program swasembaa daging sapi telah didukung Pemkab Kubar dibidang peternakan. Selain itu PT BSJ telah berkaloborasi dengan PT Pertamina melalui CSR dan Smepp Mor VI dengan system penggemukan sapi 3 bulan yang telah sukses ditahap awal tahun ini tadi,” katanya.

Ia juga menjelaskan untuk saat ini, PT BSJ Kaltim telah memiliki 17 kelompok ternak sapi di Kubar, yang disasar melalui program kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank BRI, BNI dan Bank Bukopin yang siap mensupport anggota kelompok ternak di Kaltim.

Baca juga: Pemkab Kubar Bagikan 12 Ekor Sapi ke Kelompok Tani di Bongan Kutai Barat

“Semoga usaha dibidang peternakan ini sukses menuju swasembada daging pada IKN 2024 mendatang, dan dapat mengurangi impor daging dari daerah luar. Dengan demikian dapat melengkapi kebutuhan sapi nasional dan pemerataan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat petani ternak di Kaltim,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved