Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Minta Oknum Dosen di Balikpapan Dihukum Berat, Ketua DPRD Abdulloh Sebut Sama Saja dengan Pedofil

"Kalau memang yang bersangkutan (AL) ini terbukti bersalah, saya minta penegak hukum menghukum seberat beratnya," kata Abdulloh, Selasa (14/9/2021)

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh meminta pelaku kejahatan asusila dihukum berat.

Hal tersebut berkaitan dengan kasus asusila yang dilakukan oleh oknum dosen di Kota Balikpapan berinisial AL.

AL diketahui telah melakukan tindakan tidak senonoh kepada anak yang masih duduk di bangku SMP di Babulu, PPU.

"Kalau memang yang bersangkutan (AL) ini terbukti bersalah, saya minta penegak hukum menghukum seberat beratnya," kata Abdulloh, Selasa (14/9/2021).

Politisi Partai Golkar itu bahkan mengecam tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum dosen tersebut.

Baca juga: Dosen di Balikpapan yang Terlibat Dugaan Tindak Asusila pada Siswi SMP Akan Jalani Tes Kejiwaan

Baca juga: Oknum Dosen Cabuli Anak SMP, Wabup PPU: Ini Pukulan Telak Bagi Dunia Pendidikan

Baca juga: Terseret Kasus Pelecehan terhadap Anak SMP, Oknum Dosen di Balikpapan Gandeng 2 Pengacara

Sebab, membuat citra buruk bagi dunia pendidikan di Kota Balikpapan. Ia pun tak segan untuk mengusulkan hukuman kebiri.

"Kalau perlu dikebiri saja yang begitu, kan sama saja dengan pedofil namanya," ujarnya.

Selain itu, Abdulloh mengaku sangat prihatin. Ia sangat menyayangkan apa yang sudah dilakukan oknum dosen tersebut.

Pasalnya, sebagai tenaga pendidikan, oknum dosen yang melakukan tindakan asusila bukan lagi menjadi pemberi contoh yang baik.

"Ini sangat disayanhkan sekali, bukannya memberi contoh yang bagus namun justru membuat citra jelek untuk Kota Balikpapan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved