Breaking News:

Berita Penajam Terkini

Oknum Dosen Cabuli Anak SMP, Wabup PPU: Ini Pukulan Telak Bagi Dunia Pendidikan

Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam mengatakan, pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oknum dosen, salah satu perguruan tinggi swasta

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam mengatakan, pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oknum dosen, salah satu perguruan tinggi swasta di Balikpapan adalah pukulan telak bagi dunia pendidikan. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUKALTIM.CO, PENAJAM- Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam mengatakan, pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oknum dosen, salah satu perguruan tinggi swasta di Balikpapan adalah pukulan telak bagi dunia pendidikan.

"Ini betul-betul pukulan telak bagi dunia pendidikan. Karena ternyata pelakunya adalah salah satu tenaga pendidik universitas ternama di Balikpapan, sehingga kita ini harus betul-betul melakukan instrospeksi diri secara menyeluruh," kata Hamdam, Selasa (14/9/2021).

Dikatakan Hamdam atas kasus ini, pemerintah daerah harus lebih tegas dalam melakukan segala upaya melalui kebijakan-kebijakan memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak.

"Walaupun ini adalah cobaan. Tapi saya pikir tetap harus ada upaya maksimal kepada kita untuk terus memberikan kebijakan yang berpihak kepada keamananan perempuan dan anak," ujarnya.

Dirinya berharap terhadap pelaku untuk diberikan ganjaran yang sepantasnya dan diberikan hukuman yang seberat-beratnya.

Baca juga: Pasca Terjerat Hukum Karena Kasus Pencabulan, Oknum Dosen AL Gandeng 2 Pengacara di Balikpapan

Baca juga: TERKUAK! INI Janji Manis yang Diucapkan Oknum Dosen di Balikpapan Sebelum Cabuli Siswi SMP di Hotel

Baca juga: Modus Sembuhkan Penyakit, Dukun Gadungan di Tegal Cabuli Korbannya hingga Hamil 5 Bulan

"Kita berharap proses ini harus betul-betul ditegakan dan diberikan pelajaran sepantasnya kepada pelaku. Semoga ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk berfikir lebih jauh sebelum melakukan hal hal yang seperti itu," kata dia.

Diberitakan sebelumnya bahwa oknum dosen AL (44) telah melakukan perbuatan tercela yaitu pencabulan terhadap anak di bawah umur, yang masih berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku kelas dua SMP di salah satu sekolah di Kecamatan Babulu.

Korban diiming-iming akan dipekerjakan di kios hand sanitizer milik pelaku di Balikpapan.

Sebelumnya pelaku berkenalan dengan korban melalui media sosial (medsos) Facebook pada 28 Agustus 2021.

Kemudian pelaku mengajak korban untuk bertemu pada Selasa (7/9/2021) siang usai sekolah.

Pelaku menjemput korban di sekitar sekolah tersebut menggunakan motor.

Selanjutnya korban dibawa ke Balikpapan dan melakukan check-in di salah satu hotel.

Baca juga: Baru Pacaran, Pemuda di Kenohan Kutai Kartanegara Cabuli Kekasihnya yang Masih 12 Tahun

Di hotel tersebutlah dosen tersebut melakukan aksi pencabulan terhadap korban.

Kemudian pada 7 September 2021 orangtua korban melaporkan kehilangan anak kepada Polsek Babulu.

Atas dasar laporan tersebut polres PPU melakukan penyelidikan dan akhirnya pada 8 September 2021 pelaku ditangkapn oleh polres di kantor kerjanya pada pukul 09.00 Wita. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved