Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Redakan Trauma Korban Pasca Alami Pelecehan, KPAI Sebut Keluarga Ikut Berperan dalam Upaya Pemulihan

Pasca menerima perbuatan berupa pelecehan, tak menutup kemungkinan menyisakan trauma bagi korban. Seperti yang tengah ramai diperbincangkan belakanga

HO/PUTU ELVINA
Komisioner KPAI, Putu Elvina. Ia menjelaskan, peran keluarga dirasa penting untuk memastikan trauma atau tidaknya sang korban pelecehan. HO/PUTU ELVINA 

Putu Elvina selalu Komisioner KPAI menyatakan bahwa pemulihan korban atas kejahatan asusila yang menimpanya, tak memiliki tolak ukur tertentu.

Ia menjelaskan, masing-masing korban memiliki kadar trauma yang berbeda.

Sehingga proses penyembuhan cepat atau lambat, menurut Putu, tidak bisa dipastikan.

"Tergantung tingkat trauma dan bagaimana kemudian cara korban untuk mengeliminir trauma tersebut," jelas Putu.

Semakin berat dampak atau efek yang diterima, bisa jadi proses pemulihan membutuhkan waktu yang lama.

Sehingga, menurut Putu, waktu yang dibutuhkan tak bisa dikalkulasikan.

Hanya saja, kata Putu, jika korban diedukasi cara untuk memanajemen stres pasca peristiwa, maka pemulihan dimungkinkan akan selesai lebih cepat.

"Apalagi kalau kemudian keluarga juga mendorong atau membantu dengan optimal untuk proses tersebut," tutur Putu.

Kendati demikian, proses pemulihan perlu berjalan dengan disiplin.

Sebab, jika korban tidak punya niat untuk pulih, maka proses pemulihan tak menutup kemungkinan akan terkesan rumit dan memakan waktu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved