Breaking News:

Virus Corona di Kukar

Pandemi Covid-19 di Kukar, Kini Angka Minat Belajar dan Peserta Didik Mulai Meningkat

Di awal masa pandemi Covid-19, menjadi tantangan besar bagi PAUD di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Ilustrasi warga masyarakat ikut pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Di awal masa pandemi Covid-19, menjadi tantangan besar bagi PAUD di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Di awal masa pandemi Covid-19, menjadi tantangan besar bagi PAUD di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

Hal itu dibeberkan secara langsung oleh Maslianawati Edi Damansyah, Bunda PAUD Kutai Kartanegara kepada TribunKaltim.co melalui press rilis yang dikirim pada Rabu (15/9/2021). 

Dia jelaskan, turunnya angka minat belajar dan turunya angka peserta didik, karena pembelajaran tidak dilakukan di kelas.

Tetapi saat ini, ungkapnya, angka minat belajar dan angka peserta didik sudah mulai meningkat.

Baca juga: Maslianawati Istri Bupati Edi Damansyah jadi Bunda PAUD Kukar Periode 2021-2025

Baca juga: Polres Salurkan 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19, Pemkab Kukar Berikan Apresiasi

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Kutai Kartanegara, Kasus Kesembuhan Terus Alami Peningkatan

Hal ini terjadi karena kesadaran para orang tua betapa pentingnya masa emas pada perkembangan anak usia dini.

Sistem door to door dilakukan pengurus PAUD baik ditingkat desa, kecamatan hingga Kabupaten.

Hal itu untuk memberikan edukasi dan mengajak para orang tua untuk ikut membina masa keemasan generasi muda dengan memasukan anaknya ke sekolah-sekolah PAUD.

"Saya juga meminta untuk melakukan layanan tidak memungut biaya pendaftaran agar banyak anak-anak usia PAUD bisa terus belajar dan kalo bisa juga mendapatkan seragam gratis,” pintanya.

Baca juga: Ayah Ibunya Meninggal karena Covid-19, Arga Bocah Asal Kutai Kartanegara di Video Call Jokowi

Di akhir, ia mengharapkan terus adanya sinergisitas antara desa, kelurahan, kecamatan dan kabupaten serta instansi terkait dengan sistem satu pintu.

“Untuk itu UPT kecamatan harus terus dilibatkan karena melalui UPT kecamatan merupakan pintu masuk pengembang pendidikan di kecamatan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Maslianawati Edi Damansyah, dilantik menjadi Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara pada Pengukuhan Bunda PAUD kabupaten dan kota.

Amanah itu untuk periode 2021-2025, dilantik secara langsung oleh Bunda Paud Provinsi Kaltim, Norbaiti Isran Noor di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved