Virus Corona di Tarakan
12.000 Dosis Dialokasikan ke PMI Tarakan, Sasar Ojek, Grab dan Marbot Masjid
PMI Tarakan dilibatkan dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat umum. Total ada 12.000 dosis untuk dosis pertama dan kedua akan tiba dalam waktu
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Kabar baik bagi warga Tarakan yang saat ini belum mendapatkan vaksin.
PMI Tarakan dilibatkan dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat umum. Total ada 12.000 dosis untuk dosis pertama dan kedua akan tiba dalam waktu dekat.
Dikatakan Kepala UPT PMI Tarakan, Hamid Amren, dalam hal penanganan Covid-19, PMI Tarakan juga terlibat dalam aksi vaksinasi. Tarakan mendapatkan jatah 12.000 dosis vaksin.
Saat ini juga dalam rangka persiapan pelatihan staf yang menangani vaksinasi. Adapun sasaran vaksinasi nantinya adalah mereka yang tidak terjangkau selama ini.
“Sentuh yang tidak tersentuh. Nanti akan ada supir grab, supir online, nelayan, petugas, marbot. Kami akan layani,” ujar Hamid Amren usai kegiatan HUT ke-76 PMI di Markas PMI Tarakan, Kelurahan Kampung Satu.
Baca juga: OTG Terpapar Covid-19 Tak Penuhi Syarat untuk Donor Plasma Konvalesen, PMI Tarakan Beri Penjelasan
Baca juga: PMI Tarakan Mulai Skrining Para Penyintas Covid-19 untuk Donor Plasma Konvalesen
Baca juga: Momen Hari Donor Darah Sedunia, PMI Tarakan Beri Penghargaan ke Pendonor Aktif
Saat ini PMI Tarakan memiliki tiga dokter yang bertugas. Tiga dokter ini juga akan terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi. “Ada dr Edy, ada dr Dian, ada dr Nisa dan tenaga lainnya,” sebutnya.
Adapun sasaran dan cara pemanggilannya tidak mobile tetapi dipanggil ke PMI Tarakan. Bisa didata melalui komunitas masing-masing.
“Misalnya ojek pangkalan, bisa tolong didata anggotanya bawa KTP dan disuruh datang terjadwal bertahap. Sehingga pelayanan kami nanti akan panjang,” ujarnya.
Dalam sehari dilakukan bertahap dan dibatasi pelaksanaannya. Jika dipaksakan digelar dalam jumlah banyak dikhawatirkan nantinya akan menjadi klaster baru.
“Makanya nanti sedikit-sedikit. Jadi tidak berkerumun,” ujarnya.
Baca juga: PMI Tarakan Belum Bisa Sediakan Plasma Darah Konvalesen Buat Penyembuhan Pasien Covid-19
Adapun rencana vaksinasi bagi masyarakat ini dimulai akhir September 2021. Vaksin akan dikirim 22 September mendatang. “Jumlah 12.000 dosis. Jadi total ada 6.000 dosis pertama dan 6.000 dosis kedua,” sebutnya.
Jenis vaksin yang akan digunakan yakni Pfizer. Dan jenis vaksin ini bisa digunakan untuk keberangkatan ibadah umrah ke Tanah Suci. “Kami minta dukungan, yang belum silakan datang ke PMI untuk mendaftarkan diri,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/hamid-amren-pmi-tarakan.jpg)