Breaking News:

Virus Corona di Bontang

Update Covid-19 Bontang Jumat 17 September 2021, Ada 74 Pasien Dinyatakan Sembuh, Satu Meninggal

Penambahan pasien sembuh ini lebih banyak jika dibandingkan tambahan kasus aktif yang hanya berjumlah 29 orang.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kasus kesembuhan Covid-19 di Bontang kembali menunjukan tren positif.

Rilis terbaru Tim Satgas Covid-19, terdapat 74 pasien kini dinyatakan sembuh, per Jumat (17/9/2021).

Penambahan pasien sembuh ini lebih banyak jika dibandingkan tambahan kasus aktif yang hanya berjumlah 29 orang.

Kini jumlah kasus aktif di Bontang sebanyak 597 orang. diantaranya 75 pasien tengah dirawat intensif di rumah sakit. Sedangkan 522 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri.

"Kalau untuk Kasus meninggal dunia juga bertambah sebanyak 1 jiwa. Kini jumlah kematian akibat Covid-19 sebanyak 346 jiwa," terang Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Binda Kaltim Salurkan 500 Vaksin Dosis II kepada Warga Gunung Telihan Bontang secara Door to Door

Baca juga: BIN Kaltim Gencarkan Vaksinasi di Sekolah, Capaian Vaksin Pelajar di Bontang Kini 30 Persen

Baca juga: BIN Kaltim Salurkan Vaksin Pelajar Dosis Dua, MAN Bontang Siap Gelar PTM Sesuai Instruksi Presiden

Sementara untuk peta wilayah Covid-19, tersisah 13 kelurahan di Bontang masih berstatus zona merah.

Kini Kelurahan Bontang Lestari dan Berbas Pantai telah bebas dari zona berbahaya Covid-19.

"Dua wilayah itu kini sekarang berada di zona kuning, dengan jumlah kasus di bawah 10 orang," kata Adi.

Dijelaskan Adi, kasus harian belakangan ini terus menunjukkan tren positif. Rata-rata penambahan kasus sembuh biasanya lebih banyak dari kasus aktif per harinya.

Adi pun berharap agar masyarakat terus meningkatkan kedisiplinan prokes dan menjaga pola hidup sehat dan bersih

"Tetap waspada. Kuncinya di prokes dan ikut vaksin. Biar kita bisa kendalikan kasus covid di Bontang," terang Adi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved