Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Selebgram RR Ditangkap saat Live Tanpa Busana, Terancam 12 Tahun Bui

Selebgram berinisial RR (32) ditangkap Satreskrim Polresta Denpasar saat membuat konten pornografi yang disiarkan secara langsung.

Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Selebgram berinisial RR (32) ditangkap Satreskrim Polresta Denpasar saat membuat konten pornografi (masturbasi) yang disiarkan secara langsung melalui akun media sosial Mango.

RR yang dikenal dengan nama Kuda Poni alias Bintang Live ditangkap sedang live (siaran langsung) di sebuah apartemen di Jalan Taman Pancing, Denpasar, Jumat (17/9) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

"Modusnya, pelaku sebagai selebgram, dikenal bernama KP alias Kuda Poni alias Bintang Live. Dia melalui media sosial mempertontonkan aurat, telanjang bulat secara live pada media sosial Mango," ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, saat rilis di Mapolresta Denpasar, Senin (20/9).

Kapolresta mengatakan, wanita asal Cianjur, Jawa Barat ini ditangkap berdasarkan laporan polisi Nomor LP/A/763/IX/2021/Bali.Sat Reskrim/Polresta Denpasar per tanggal 17 September 2021. RR yang beralamat di Jalan Palapa 1, Sidakarya, Kota Denpasar, yang memiliki id 2309400 di aplikasi Mango Live ini, secara terang-terangan memperlihatkan auratnya secara live.

Menurut Kapolresta, sebelumnya diketahui tentang adanya informasi adanya live langsung secara vulgar.

Polisi yang mengetahui hal tersebut, langsung mencari keberadaan RR dan beberapa saat kemudian, polisi menggerebek dan mendapati pelaku tengah live.

Baca juga: TERBARU KASUS Selebgram RR: Terkuak Sudah Siapa RR yang Ditangkap Polisi, Biasa Pakai Nama Kuda Poni

"Saat si pelaku live, langsung kita tangkap dalam keadaan telanjang bulat atau bugil di medsos Mango tersebut," ungkap Jansen didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat dan Kasi Humas Iptu I Ketut Sukadi.

Kepada polisi, RR mengaku melakukan siaran langsung secara bugil untuk meraup keuntungan.

Dalam sehari, wanita berkulit putih tersebut bisa meraup untung hingga puluhan juta rupiah.

"Pengakuan tersangka, bahwa dia sudah melakukan kegiatan ini selama kurang lebih 9 bulan. Keuntungan yang diperoleh (RR) mencapai Rp25 juta sampai Rp50 juta per bulan. Pengakuannya, untuk kehidupan sehari-hari," kata Kapolresta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved