Breaking News:

Bayi Dikubur dalam Pot Bunga

Ayah Biologis Bayi Perempuan yang Dikubur dalam Pot Bunga tak Terlibat, NA Terancam Hukuman 10 Tahun

Ayah biologis dari bayi perempuan yang dikubur ibu kandungnya dalam pot bunga mengaku tidak terlibat dalam kasus yang menimpa bayi malang tersebut

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu Fahrudi, bersama YR (baju hijau lumut) saat memberikan keterangan awak media.  TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ayah biologis dari bayi perempuan yang dikubur ibu kandungnya dalam pot bunga mengaku tidak terlibat dalam kasus yang menimpa bayi malang tersebut.

Bayi itu dikubur ibu kandungnya dalam pot bunga dan ditemukan pada Rabu (22/9/2021) di kamar kos bernomor 202, Jalan Wolter Monginsidi, Gang 2, RT 22 Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena, melalui Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu Fahrudi menegaskan bahwa lelaki berinisial YR (25) tidak terlibat dengan upaya NA (25) menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 9 bulan tersebut.

"Jadi Dia (YR) hanya dijadikan saksi saja. Karena memang saat ingin bertanggungjawab, si perempuan (NA) tidak mau. Alasannya berbeda keyakinan," kata Iptu Fahrudi kepada media.

Sementara itu, YR membenarkan bahwa dirinya merupakan ayah biologis dari bayi malang tersebut.

Baca juga: UPDATE Kasus Bayi dalam Pot Bunga di Samarinda, Sang Ibu Ngaku Saat Anak Keluar Sudah tak Bernyawa

Baca juga: NEWS VIDEO Mahasiswi di Samarinda Kubur Jasad Janin Bayi dalam Pot Bunga

Baca juga: Berawal dari Laporan RS Swasta, Polisi di Kota Samarinda Ungkap Kasus Bayi Dikubur dalam Pot Bunga

Namun hubungannya dengan NA (25) harus kandas, karena mahasiswi semester akhir tersebut yang mengakhiri sejak delapan bulan lalu.

"Kenal lewat aplikasi online, dan resmi pacaran sejak Agustus 2020 sampai Mei 2021. Itupun Dia (NA) yang memblokir Saya," terang YR kepada media.

Ia melanjutkan, NA sudah memberitahu dirinya jika sudah berbadan dua, hasil hubungan di luar nikah dengannya.

Saat itu YR mengaku tidak mempermasalahkan, justru sudah menghubungi pihak keluarga yang berada di NTT dan hendak bertanggungjawab.

"Orangtua Saya juga bilang bawa ke rumah. Tapi Dia (NA) bilang enggak mau. Saya dikatain enggak layak buat mendampingi dia," beber YR.

Baca juga: Dulu Heboh Bayi dalam Freezer, Kini Mahasiswi di Samarinda Kubur Bayinya dalam Pot Bunga

"Habis itu langsung pasang story dengan pacar barunya. Saya telepon malah marah-marah dengan kata-kata kasar dan langsung memblokir saya," lanjutnya.

YR sendiri mengatakan sangat menyesali perbuatan mantan kekasihnya tersebut.

Sebab dirinya siap bertanggungjawab kalaupun NA tidak menginginkan bayi tersebut.

Sementara itu, Iptu Fahrudi mengatakan bahwa NA kini sudah resmi ditahan.

Mahasiswi semester akhir tersebut dijerat dengan Pasal 77 A Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 20021, Juncto Pasal 342 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved