Jumat, 8 Mei 2026

Gadis Kutim Ditemukan Meninggal

Julia Diduga Dibunuh Sopir Kantor, Keluarga di Kutai Timur Tahu Juwanah Hilang dari Suami Korban

Julia atau Juwanah diduga dibunuh sang pacar, keluarga di Kutai Timur tahu Juwanah hilang dari suami korban..

Tayang:
HO/Unit Inafis Polresta Samarinda.
Jasad Julia ditemukan, sudah menjadi tulang belulang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Keluarga Juwanah atau Julia syok saat mengetahui kerabatnya meninggal dunia dengan tragis.

Julia adalah warga Kecamatan Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur yang ditemukan tinggal tulang belulang.

Ia dikabarkan hilang sejak 6 September 2021.

Suami Julia yang mengabarkan bahwa Julia tak kunjung pulang kepada keluarganya di kampung, Muara Ancolong, Kutai Timur.

Suami dan Julia sama-sama tinggal dan bekerja di Samarinda.

Baca juga: Perempuan Kutim Berusia 25 Tahun Hilang 16 Hari, Ditemukan dalam Keadaan Sudah Menjadi Tengkorak

Baca juga: BREAKING NEWS Gadis Muara Ancalong Kutim yang Hilang Ditemukan tak Bernyawa, Diduga Korban Kejahatan

Baca juga: Jasad Perempuan Muda Kutai Timur yang Ditemukan Jadi Tulang Belulang, Ternyata Perbuatan Pacarnya

Setelah hilang lebih dua minggu, jasad Julia ditemukan tinggal tengkoraknya saja.

Jatanras Macan Borneo Satreskrim Polresta Samarinda mengungkap temuan jasadnya ditemukan di kawasan Jongkang, Jalan Eks Projakal, Kelurahan Loa Lepu, Kilometer 8, Jalan Trans Samarinda-Kutai Kartanegara.

Julia,, perempuan berparas cantik tersebut diketahui bekerja di Kota Samarinda dan sesekali pulang ke kampung halamannya di Desa Kelinjau Ilir, Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur.

Ijah, salah satu kerabat (tante) dari Juwanah sempat tidak percaya kejadian naas ini bisa menimpa keponakannya tersebut.

Ia mengaku, Juwanah merupakan perempuan yang jarang keluar rumah, namun sesekali terlihat bergaul bersama teman-temannya di kampung halaman.

"Jarang keluar rumah, karena di kampung mau keluar ke mana juga. Kalau keluar paling melihat kebun sawitnya saja," ujar Ijah.

Terlebih Juwanah ternyata memiliki satu anak berusia 8 tahun yang dirawat bersama ibunya, sehingga kesehariannya selama di kampung terkesan tertutup.

Bahkan keluarga Juwanah sendiri mengaku bahwa ia kurang terbuka dan jarang menceritakan terkait kedekatannya dengan orang-orang tertentu.

"Nda, jangankan sama teman. Sama keluarga aja jarang cerita kalau lagi dekat sama orang. Tertutup dia (orangnya)," ujar Ijah.

Terakhir diketahui Juwanah pulang ke kampung halaman pada Hari Raya Idul Fitri bulan Mei 2021, namun tak lama kembali ke Samarinda untuk bekerja.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved