Breaking News:

Virus Corona di Bontang

Update Covid-19 Bontang, Minggu 26 September, Ada 26 Pasien Sembuh, Satu Orang Meninggal Dunia

Tren kesembuhan Covid-19 di Bontang terus meningkat. Rilis terbaru Tim Satgas Covid-19, terdapat 26 pasien dinyatakan sembuh dari Virus Corona

Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Tren kesembuhan Covid-19 di Bontang terus meningkat. Rilis terbaru Tim Satgas Covid-19, terdapat 26 pasien dinyatakan sembuh dari Virus Corona, per Minggu (26/9/2021).

Penambahan pasien sembuh ini jauh lebih banyak jika dibandingkan tambahan kasus aktif yang hanya berjumlah 13 orang.

Kini total kasus aktif di Bontang berjumlah 447 orang. 52 pasien di antaranya tengah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan 395 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri.

"Kalau kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 1 jiwa. Per hari ini total kasus berjumlah 352 jiwa," terang Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang, Minggu (26/9/2021).

Sementara untuk peta wilayah Covid-19, tersisah 8 kelurahan di Bontang masih berstatus zona merah.

Baca juga: Percepat Herd Immunity, BIN Kaltim Salurkan 1.000 Dosis Vaksin Bagi 2 Sekolah Negeri di Bontang

Baca juga: Tertinggi di Kaltim, Capain Vaksinasi Covid-19 Bontang Lebih 50 Persen

Baca juga: Update Covid-19 Bontang, Jumat 24 September 2021, Ada 40 Pasien Dinyatakan Sembuh

Kini Kelurahan Bontang Lestari, Kanaan, Guntung, dan Bontang Kuala berstatus zona kuning dengan catatan di bawah 10 kasus Covid-19.

"Kalau Kelurahan Tanjung Laut Indah, Berbas Pantai, dan Berbas Tengah masih zona orange," kata Adi.

Dijelaskan Adi, kasus harian belakangan ini terus menunjukkan tren positif. Rata-rata penambahan pasien sembuh biasanya lebih banyak dari kasus aktif per harinya.

Adi pun berharap agar masyarakat terus meningkatkan kedisiplinan prokes dan menjaga pola hidup sehat dan bersih

"Tetap waspada. Kuncinya di prokes dan ikut vaksin. Biar kita bisa kendalikan kasus covid di Bontang," terang Adi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved