Breaking News:

Virus Corona di Nunukan

Sebut Capaian Vaksinasi di Nunukan Baru 35 Persen, Bupati Asmin Laura: Akhir Tahun Harus 70 Persen

Bupati Nunukan Asmin Laura sebut capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan baru 35 persen

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Bupati Nunukan Asmin Laura sebut capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan baru 35 persen.TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura sebut capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan baru 35 persen.

Menurutnya, angka tersebut masih jauh dari target sasaran vaksin yaitu sebanyak 182.886 dosis.

"Capaian vaksinasi kita baru 35 persen. Kami sudah instruksikan kepada seluruh masyarakat melalui camat dan organisasi masyarakat agar bisa memberikan edukasi kepada warga yang tidak mau divaksin," kata Asmin Laura kepada TribunKaltim.Co, Senin (27/09/2021), pukul 15.00 Wita.

Orang nomor satu di Nunukan itu menyampaikan, target vaksinasi 70 persen harus bisa dicapai akhir tahun 2021.

Saat ini, kata dia, Satgas Covid-19 Nunukan fokus pada proses realisasi vaksinasi. Paling tidak kata dia, kekebalan tubuh di masyarakat sudah terbentuk. Sehingga dapat meminimalisir penyebaran Covid-19.

Baca juga: Update Covid-19 Kutim, Kasus Aktif Sisa 78 Kasus dan 6 Kecamatan Masuk Zona Hijau

Baca juga: Bolehkah Minum Air Kelapa Hijau Setelah Melakukan Vaksin Covid 19? Ini Penjelasan Dokter

Baca juga: UPDATE Capaian Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan, Dosis Pertama 54 Persen

"Akhir tahun harus 70 persen. Dengan capai target, beberapa kelonggaran dapat kita berikan dengan tetap taat Prokes. Saat ini kita masih PPKM Level 3.

Meskipun tingkat kesembuhan tiap hari semakin tinggi. Bahkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga semakin kurang," ucapnya.

Dia beberkan, saat ini stok vaksin di Nunukan masih terbilang banyak, sementara tingkat kesadaran masyarakat untuk divaksin menurun.

Bahkan, Asmin Laura mengaku setiap pagi dirinya harus absen camat untuk mengetahui perkembangan vaksinasi di wilayah masing-masing.

"Satgas Covid-19, semua camat, termasuk para guru, harus turun memberikan edukasi. Karena banyak hoax mengenai vaksinasi yang masih berkembang di masyarakat kita. Pemerintah itu tidak sembarangan keluarkan kebijakan. Semuanya sudah diuji klinis untuk penggunaannya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved