Jumat, 24 April 2026

Pekan Olahraga Nasional

Rifa Moza Risqia dari Cabor Sepatu Roda Sumbang Medali Pertama untuk Kalimantan Timur di PON Papua

Cabang Olahraga (Cabor) sepatu roda sumbang medali pertama untuk Kalimantan Timur (Kaltim) di Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Mathias Masan Ola
HO/DOK PRIBADI
Rifa Moza Risqia (tengah) atlet Cabor Sepatu Roda asal Kaltim meraih medali perak di PON Papua pada nomor ITT 100 meter puteri, Senin (27/9/2021) kemarin. (HO/DOK PRIBADI). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Cabang Olahraga (Cabor) sepatu roda sumbang medali pertama untuk Kalimantan Timur (Kaltim) di Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua.

Medali pertama yang diraih tersebut yakni medali perak yang berhasil didapatkan oleh Rifa Moza Risqia dari Cabor Sepatu Roda dengan nomor lomba ITT 100 meter puteri.

Pelatih Sepatu Roda Kaltim, Karta Wibawa menyebutkan bahwa Rifa Moza Risqia meraih medali pada Senin (27/9/2021) kemarin, di Arena Sepatu Roda Bumi Waena, Jayapura.

"Mudah-mudahan raihan medali pertama ini bisa menjadi penyemangat atau motivasi bagi teman-teman lainnya," ungkapnya kepada TribunKaltim.co, melalui sambungan telepon, Selasa (28/9/2021).

Karta Wibawa melanjutkan, dengan torehan medali perak tersebut dalam artian atlet dan pelatih telah memaksimalkan program latihan yang digempur selama ini.

Baca juga: Putrinya Berlaga di PON Papua, Ortu Atlet Menembak Asal Nunukan Harap Pemkab Fasilitasi Transportasi

Baca juga: NEWS VIDEO Kemenangan Perdana Tim Baseball Kaltim dari tiga pertandingan di PON Papua

Baca juga: Gubernur Isran Noor Harapkan Kontingen Kaltim Raih Posisi Tiga Besar di PON Papua 

Walaupun hanya berada di peringkat ke dua, dirinya sudah bersyukur pasalnya sang atlet peraih medali merupakan penampilan pertamanya di event empat tahunan itu.

Berbeda dengan peraih medali emas yakni dari tuan rumah Papua yang atletnya merupakan atlet berpengalaman.

"Atlet kita baru satu kali turun di PON dan usianya baru 15 tahun. Kalau Pra-PON dan Kejurnas sudah sering, di PON ini baru pertama," bebernya.

Kendati sudah meraih medali perak, dirinya berharap sepatu roda bisa terus menambah pundi-pundi medali sampai hari pertandingan selesai, pada 3 Oktober 2021 mendatang.

"Dan semoga ini bisa menjadi pendongkrak medali bagi Cabor-cabor lainnya," imbuhnya.

Total atlet sepatu roda yang mengikuti PON Papua berjumlah 7 orang, yang terdiri dari 3 puteri dan 4 putera, dengan masing-masing mengikuti 5 nomor tanding. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved