Berita Bontang Terkini
Selama Operasi Antik, Polres Bontang Amankan 12 Tersangka dan Sabu 48,88 Gram
Polres Bontang mengungkap 7 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba sepanjang pelaksanaan Operasi Anti Narkoba (Antik) Mahakam 2021.
Penulis: Ismail Usman |
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Polres Bontang mengungkap 7 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba sepanjang pelaksanaan Operasi Anti Narkoba (Antik) Mahakam 2021.
Operasi Antik yang digelar sejak 17 September lalu itu telah menetapkan sebanyak 12 tersangka, dengan total barang bukti narkoba jenis sabu seberat 48,88 gram.
Kasat Reskoba Polres Bontang Iptu Rakib Rais mengatakan, dalam pelaksanaan Operasi Antik ini polisi gencar menyisir wilayah rawan peredaran narkoba.
Dari total 12 orang itu, 4 di antaranya berasal dari Marangkayu dan Muara Badak, Kutai Kartanegara.
Sedangkan 6 tersangka berhasil diringkus di Kecamatan Bontang Utara, dan 5 tersangka di antaranya wilayah Kelurahan Api-api.
Baca juga: Operasi Antik Mahakam 2021, Satreskoba Polres Berau Temukan 52 Poket Sabu Siap Edar di Kontrakan
Baca juga: Operasi Antik Mahakam 2021, Sehari Polres Bontang Ungkap 2 Kasus Peredaran Sabu, 4 Pemuda Diamankan
Baca juga: Operasi Antik Mahakam 2021 Diharapkan Maksimal, Polda Kaltim Gelar Lat Pra Ops Secara Virtual
"Ada satu tersangka kami amankan di Kelurahan Guntung dan 2 tersangka lainnya tertangkap di Berbas Tengah," bebernya, Rabu (29/9/2021).
Iptu Rakib Rais mengatakan, cakupan peredaran di wilayah Api-api memang yang paling tinggi ketimbang wilayah lainnya.
Namun, tidak menutup kemungkinan jika jaringan narkoba ini telah tersebar di 15 kelurahan.
Selama Operasi Antik, pihaknya lebih gencar melakukan penyisiran ke wilayah yang dinilai rentan terhadap peredaran narkoba, misalnya seperti di Berbas Pantai, Kelurahan Api-api dan beberapa daerah lainnya.
Adapun penyebab maraknya kasus narkoba ini dilatari tingginya angka permintaan dari pengguna.
Kondisi seperti inilah yang tentunya menjadi peluang bagi para bandar untuk terus mendistribusikan narkoba ke Kota Bontang.
Tak heran jika beberapa peredaran yang belakangan ini terungkap terbilang masuk kasus kelas berat.
Meski begitu, pihaknya pun tetap selalu berupaya mengungkap dan mencegah peredaran barang haram itu agar tidak masuk ke Bontang.
Baca juga: Satreskoba Polres PPU Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Mahakam, 6 Pengedar Narkoba Dibekuk
Bahkan tak jarang, pihaknya juga terus membangun sinergitas dengan beberapa instansi lain untuk membasmi peredaran narkoba di Bontang.
"Tinggi memang permintaan. Makanya banyak. Nah yang pengedar ini yang terus kita berantas," tuturnya. (*)