Breaking News:

CPNS 2021

CPNS Kubar, Jaringan Internet Putus Hampir Satu Jam, Peserta Tes SKD Panik

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada program penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang berlangsu

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Peserta seleksi CPNS di SMKN 1 Sendawar, Kutai Barat fokus mengerjakan soal-soal seleksi kompetisi dasar (SKD) setelah jaringan internet kembali normal. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada program penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang berlangsung di SMK Negeri 1 Sendawar, sempat terhambat. 

Terhambatnya tes SKD itu bukan tanpa sebab, melainkan jaringan internet secara tiba-tiba mengalami lost conection selama kurang lebih 1 jam.

Akibatnya para peserta yang mengikuti SKD tersebut dibuat panik mengingat soal-soal SKD hanya dapat diakses ketika jaringan internet membaik.

"Kendala-kendala yang kita hadapi itu masalah jaringan sering putus. Satu ruangan itu tadi putus hampir satu jam. Sehingga ngga bisa ngangkat semua 30-an laptop," kata Suto Haryoso selaku Koordinator Pelaksana Computer Assisted Test (CAT) SKD Kantor Regional VIII Banjarmasin BKN, Kamis (30/9/2021). 

Untuk mengantisipasi terjadinya trouble serupa (internet down) saat pelaksanaan rangkaian seleksi CPNS sedang berlangsung, panitia seleksi daerah (Panselda) mengaku telah berkoordinasi dengan pihak sekolah selaku penyedia fasilitas tempat dan juga pihak PT Telkom selaku penyediaan jaringan internet agar standby guna memudahkan koordinasi ketika terjadi gangguan pada jaringan internet. 

Baca juga: CPNS Paser, Bupati Fahmi Fadli Tinjau Pelaksanaan Tes yang Diikuti Ratusan Peserta

Baca juga: Tes SKD CPNS Bontang, Satu Peserta Dinyatakan Positif Covid-19

Baca juga: INFO CPNS Kaltim: BKPPD Kutai Barat Pastikan Jaringan Internet Lancar Buat 1.600 Peserta Tes SKD

"Karena Panselda kan berhubungan terus dengan bagian jaringan internet di Telkom. Terus kami beritahu bahwa itu ditambah (bandwitch) karena ngga bisa ngangkat. Tadi sudah langsung dihubungi sana ternyata sudah bisa jalan," katanya. 

Meskipun ada gangguan, Haryoso mengaku peserta tetap bisa melanjutkan tes.

Sebab waktu terjadi gangguan tidak dihitung karena komputernya dimatikan, adapun durasi tes selama 100 menit per sesi.

“Misalnya pada saat mati itupun nggak akan mengurangi waktu. Nanti pada saat hidup lagi sejak saat itu mulai berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sendawar M.Noor Tazeli menyebutkan SMKN 1 Sendawar telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung dalam seleksi CPNS sehingga layak dijadikan sebagai tempat tes CPNS.

Hal itu dibuktikan dengan ketersediaan ruangan yang memadai, fasilitas komputer, listrik hingga jaringan perangkat internet yang sudah cukup memadai dan telah memenuhi standar.

“Unit komputer yang dimiliki standar yang rata-rata di atas itu kurang lebih 160 unit. Cuma yang digunakan hari ini karena hanya ada 3 sesi yang digunakan itu kurang lebih ada 130-an. Masih ada 20 untuk cadangan. Kalau listrik kapasitas yang kita miliki kurang lebih 30.000 watt,” ujarnya.

Dia membeberkan fasilitas internet sebenarnya sudah ada penambahan bandwidth hingga 300 Mbps. Hanya saja memang untuk wilayah Kubar sering lost dalam beberapa minggu terakhir.

Baca juga: KISAH Seorang Ibu Tungguin Anaknya Ikut Tes CPNS Viral di Media Sosial, Begini Nasib sang Buah Hati

“Untuk kapasitas internet sekolah kami dalam proses penggelaran pelaksanaan UNBK maupun proses pelaksanaan P3K kemarin itu 130 Mbps itu sangat mencukupi.

Karena dia pelaksanaannya secara semi online, tetapi pengadaan CPNS tahun 2021 ini BKN menghendaki dilaksanakan secara online. Makanya kapasitas internet kami terbatas yang 130 Mbps. Minimal yang dikehendaki adalah 200 Mbps,” bebernya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved