Kebakaran di Samarinda
Kapolsek Samarinda Ulu Sebut Keterangan Korban Kebakaran, Api Menetes dari Atap Seperti Rintik Hujan
kebakaran di Jalan KS Tubun, Gang Jabal Noor 2, RT 09, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (29/9/2021) malam tadi disebabkan korsleting
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polsek Samarinda Ulu menduga penyebab kebakaran di Jalan KS Tubun, Gang Jabal Noor 2, RT 09, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (29/9/2021) malam tadi disebabkan korsleting listrik.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Zainal Arifin saat turun meninjau lokasi kebakaran dan memberikan dukungan kepada para korban terdampak musibah tersebut, Kamis (30/9/2021), pagi tadi.
Ia mengatakan, dari keterangan beberapa korban terdampak, api awalnya mendadak muncul dari atap kontrakan bangunan tersebut.
Dimana, kebetulan salah satu penghuni kontrakan merupakan salah seorang anggota Polisi dari Polsek Samarinda Ulu.
"Jadi menurut keterangan anggota kami tersebut, apinya menetes seperti rintik hujan dari atap kontrakan," terangnya kepada TribunKaltim.co.
Baca juga: Diduga Karena Hubungan Arus Pendek Listrik, Dua Bangunan di KS Tubun, Samarinda Ulu Ludes Terbakar
Baca juga: Warga Korban Kebakaran Asal NTT Masih Ngungsi di TK, Usai Dapat Bantuan Uang Ingin Cari Rumah Sewaan
Baca juga: Kronologi Kebakaran di Samarinda, Penghuni Rumah Sedang Mengupas Bawang, Api Tiba-tiba Berkobar
Bahan bangunan yang terbuat dari material kayu membuat api dengan cepat membesar.
"Hampir semua penghuni (kontrakan yang terbakar) sudah terlelap. Nah anggota kami ini tersadar dan menyadari ada percikan api. Jadi Dia langsung membangunkan penghuni lain sehingga korban jiwa bisa dihindari," bebernya.
Ia menambahkan, kondisi bangunan memang merupakan bangunan lama yang sudah berusia sekitar 50 tahunan.
Oleh sebab itu, lanjutnya, mengingat saat ini banyak musibah kebakaran yang disebabkan oleh hubungan arus pendek, maka Ia mengimbau agar masyarakat bisa melakukan perawatan secara berkala terhadap aliran listrik di rumah masing-masing.
"Apalagi bangunan lama dan material kayu. Selalu juga gunakan kabel listrik sesuai standar yang aman. Jadi selain waspada, kita juga harus mencegah penyebab musibah kebakaran itu sendiri," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/beri-dukungan-pada-korban-kebakaran.jpg)