Kamis, 16 April 2026

Kebakaran di Samarinda

Kapolsek Samarinda Ulu Sebut Keterangan Korban Kebakaran, Api Menetes dari Atap Seperti Rintik Hujan

kebakaran di Jalan KS Tubun, Gang Jabal Noor 2, RT 09, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (29/9/2021) malam tadi disebabkan korsleting

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
HO/Polsek Samarinda Ulu
Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Zainal Arifin saat memberikan dukungan kepada para korban terdampak kebakaran di Jalan KS Tubun, Gang Jabal Noor 2, Samarinda Ulu, Rabu (29/9/2021) pukul 23.50 WITA semalam. HO/Polsek Samarinda Ulu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polsek Samarinda Ulu menduga penyebab kebakaran di Jalan KS Tubun, Gang Jabal Noor 2, RT 09, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (29/9/2021) malam tadi disebabkan korsleting listrik.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Zainal Arifin saat turun meninjau lokasi kebakaran dan memberikan dukungan kepada para korban terdampak musibah tersebut, Kamis (30/9/2021), pagi tadi.

Ia mengatakan, dari keterangan beberapa korban terdampak, api awalnya mendadak muncul dari atap kontrakan bangunan tersebut.

Dimana, kebetulan salah satu penghuni kontrakan merupakan salah seorang anggota Polisi dari Polsek Samarinda Ulu.

"Jadi menurut keterangan anggota kami tersebut, apinya menetes seperti rintik hujan dari atap kontrakan," terangnya kepada TribunKaltim.co.

Baca juga: Diduga Karena Hubungan Arus Pendek Listrik, Dua Bangunan di KS Tubun, Samarinda Ulu Ludes Terbakar

Baca juga: Warga Korban Kebakaran Asal NTT Masih Ngungsi di TK, Usai Dapat Bantuan Uang Ingin Cari Rumah Sewaan

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Samarinda, Penghuni Rumah Sedang Mengupas Bawang, Api Tiba-tiba Berkobar

Bahan bangunan yang terbuat dari material kayu membuat api dengan cepat membesar.

"Hampir semua penghuni (kontrakan yang terbakar) sudah terlelap. Nah anggota kami ini tersadar dan menyadari ada percikan api. Jadi Dia langsung membangunkan penghuni lain sehingga korban jiwa bisa dihindari," bebernya.

Ia menambahkan, kondisi bangunan memang merupakan bangunan lama yang sudah berusia sekitar 50 tahunan.

Oleh sebab itu, lanjutnya, mengingat saat ini banyak musibah kebakaran yang disebabkan oleh hubungan arus pendek, maka Ia mengimbau agar masyarakat bisa melakukan perawatan secara berkala terhadap aliran listrik di rumah masing-masing.

"Apalagi bangunan lama dan material kayu. Selalu juga gunakan kabel listrik sesuai standar yang aman. Jadi selain waspada, kita juga harus mencegah penyebab musibah kebakaran itu sendiri," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved