News Video
NEWS VIDEO Begini Nasib Agus Dartono, Pensiunan Polisi yang Jadi Manusia Silver
Melalui stafnya Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan bantuan uang dan sembako kepada Agus.
TRIBUNKALTIM.CO - Kisah menyentuh seorang pensiunan Polisi, Agus Dartono (61) ramai dibicarakan.
Melalui stafnya Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan bantuan uang dan sembako kepada Agus.
"Sekitar pukul 12 Kapolda langsung meluncurkan bantuan melalui seorang staf Polda, AKBP Purbaya. Beliau langsung menyerahkan bantuan uang yang langsung diterima di rumah Pak Agus, kemarin," jelas Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Minggu (26/9/2021).
Menurutnya, Agus tinggal bersama istri di kawasan Candisari, Semarang.
Alasan Agus mengamen menjadi manusia silver dikarenakan faktor ekonomi.
Agus malu meminta bantuan kerabat atau rekan, dan akhirnya nekat menjadi manusia silver.
Iqbal menuturkan, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar juga memberikan bantuan dan menjanjikan pekerjaan.
Menurut rencana, Agus akan menghadap Kapolrestabes, pada Senin (27/9/2021).
"Kemarin Agus juga sudah menghadap Wakapolrestabes dan langsung menerima bantuan dari Kapolrestabes. Serta juga menerima bantuan hasil iuran rekan-rekan anggota," tandasnya.
Baca juga: Kisah Purnawirawan Polisi yang Jadi Manusia Silver, Kenapa Agus Dartono Tak Disukai Tetangga
Sementara itu berdasarkan video viral lainnya, Agus terlihat menangis terharu saat menerima bantuan tersebut.
"Makasih bapak Kapolda, telah membantu, semoga berkah," ucap Agus.
Agus meminta maaf dan mengaku tak akan kembali menjadi manusia silver.
"Semoga saya bisa dapat kerjaan, dan tidak mengulanginya lagi," kata Agus.
"Terima kasih," imbuhnya.
Agus Dartono (61) merupakan pensiunan Polri pada tahun 2018.
Menjabat terakhir menjadi anggota Unit Lantas Polsek Tembalang.
Ia juga pernah mencicipi bertugas di satuan Serse, Dalmas, Sabhara dan Unit Lalu Lintas.
Paling lama ia berkarir sebagai Dalmas dengan pangkat terakhir Aipda.
Paling singkat berkarir di satuan serse hanya satu tahun.
Ia masuk ke institusi Polri tahun 1982.
Pernah bertugas di Timur-timur, sekarang Timor Leste selama setahun.
(*)