Kamis, 16 April 2026

MotoGP

Jadwal MotoGP 2021: Hitung-hitungan Poin Quartararo Kunci Gelar Juara Dunia di GP Emilia Romagna

para rider bersiap untuk seri balapan selanjutnya bertajuk MotoGP Emilia Romagna 2021

ANDREAS SOLARO / AFP
Francesco Bagnaia (kiri) dan Fabio Quartararo. Inilah Hitung-hitungan Poin Quartararo Kunci Gelar Juara Dunia di GP Emilia Romagna 

Padahal Quartararo sempat dinilai tinggi sebagai titisan Marc Marquez karena dua kali menjuarai CEV Moto3 (kini setingkat kejuaraan dunia junior) secara beruntun.

Batas minimal usia pembalap Moto3 sampai turun menjadi 15 tahun (khusus bagi juara CEV Moto3) agar Quartararo bisa tampil sejak awal musim pada debut grand prix-nya.

Sayangnya, ekspektasi besar membuat prestasi pembalap Prancis tersebut tenggelam pada awal kariernya di MotoGP.

Baca juga: Jadwal MotoGP 2021 Terbaru Usai GP Amerika, Quartararo Bisa Raih Juara Dunia di Kandang Bagnaia

Quartararo pun dipandang sebelah mata ketika Petronas Yamaha SRT merekrutnya sebagai pembalap mereka di kelas premier pada 2019.

El Diablo begitu dekat dengan gelar juara dunia pertamanya setelah penampilan yang begitu konsisten pada musim ini.

Syarat yang harus dipenuhi Quartararo agar bisa memastikan gelar juara dunia pada seri berikutnya pun bisa dibilang tidak sulit.

Fabio Quartararo hanya perlu finis di depan Bagnaia pada balapan seri ke-16 MotoGP Emilia Romagna 2021, di Sirkuit Misano, Italia.

Menilik catatan musim ini, Fabio Quartararo 9 kali finis di depan Bagnaia dari 14 balapan di mana mereka berdua sama-sama finis.

Memang, Quartararo finis di belakang Bagnaia pada balapan terakhir di Misano, namun, jarak keduanya saat itu tidak jauh.

Baca juga: Cukup Finish di Depan Bagnaia, Quartararo Bisa Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2021 di Misano

Fabio Quartararo juga masih bisa menyabet gelar jika tidak kecolongan lebih dari dua poin dari Bagnaia pada balapan MotoGP Emilia Romagna 2021.

Sebagai gambaran, dua poin adalah margin yang memisahkan pembalap di luar posisi podium dengan rival yang berjarak 1 hingga 2 posisi di belakangnya.

Adapun bagi Bagnaia, mengambil alih posisi pemuncak klasemen dari Quartararo kini menjadi misi yang hampir mustahil.

Quartararo masih bisa juara dunia dengan finis di posisi delapan besar dalam tiga seri terakhir meski Bagnaia menyapu bersih kemenangan.

Bagnaia mengaku tidak menyerah, tetapi dia mengindikasikan bahwa merebut gelar juara bukan lagi ambisi utamanya.

Pembalap asal Turin itu juga tidak akan melakukan manuver agresif untuk menjadi juara seperti drama yang terjadi di kelas MotoE beberapa waktu lalu.

Baca juga: UNGGUL 52 Poin dari Rivalnya, Fabio Quartararo Bisa Kunci Gelar Juara MotoGP, Berikut Syaratnya

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved