Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Sering Kabur dari Rumah, Bocah 8 Tahun yang Telantar di Samarinda Dijemput TRC PPA Kaltim

Beberapa waktu lalu, masyarakat di sekitaran Jalan Bung Tomo, Kecamatan Samarinda Seberang dibuat bingung oleh seorang anak bernama Muhammad Indra (8)

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Indra (baju biru) saat dijemput TRC PPA Kaltim di dermaga penyeberangan yang berada di Jalan Bung Tomo, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (6/10/2021). TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beberapa waktu lalu, masyarakat di sekitaran Jalan Bung Tomo, Kecamatan Samarinda Seberang dibuat bingung oleh seorang anak bernama Muhammad Indra (8) yang selalu ditemukan nyasar di salah satu dermaga di kawasan tersebut.

Bahkan, menurut keterangan Bahri (48), salah seorang warga sekitar, kepada Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur bersama TribunKaltim.co beberapa waktu lalu, dirinya sudah dua kali mengantarkan anak malang tersebut ke Mapolsekta Samarinda Seberang.

Ia menerangkan, Indra sering terlihat mondar-mandir di salah satu dermaga setempat.

"Kalau ketemu pasti saya ajak makan. Habis itu dia (Indra) minta antar pulang. Karena enggak tahu rumahnya jadi saya antar ke Polsek Samarinda Seberang," tutur Bahri.

Mendengar hal tersebut, Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun beserta timnya lantas menyambangi kediaman Indra yang diketahui berada di Jalan KH. Harun Nafsi, Nomor 21, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Baca juga: 2 Bocah Tinggal di Poskamling, Hidup Berpindah-pindah dan Tak Ada Biaya Terpaksa Berhenti Sekolah

Baca juga: NEWS VIDEO Fakta Video Viral Bocah SD Naik Styrofoam di OKI

Baca juga: Bandel, Bocah 8 Tahun Ditelantarkan dan Ditemukan di SPBU, Wajah Kiri Luka Diduga Dianiaya Orangtua

Saat tiba di rumah sederhana tersebut, nampak kakek angkat Indra yang diketahui bernama Farhan (58) keluar menyambut tim tersebut, dan tidak terlihat keberadaan Indra.

Kepada TRC PPA Kaltim dan TribunKaltim.co, lelaki paruh baya tersebut menerangkan, cucu angkatnya tersebut memang sering keluar dari rumah.

Bahkan, ucapnya, Indra kadang tidak pulang hingga lima hari lamanya.

"Saya sering cari tapi tidak ada. Sudah banyak juga orang datang antarkan dia (Indra) pulang, tapi pasti kabur lagi," beber Farhan.

"Kalau dikurung juga dia pasti memanjat lewat plafon atau lewat celah kamar mandi," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved