Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Bukan Menunggu, Novel Baswedan Skak Balik KPK yang Minta Bukti Azis Syamsuddin Punya 8 Orang Dalam

Bukan menunggu, Novel Baswedan skak balik KPK yang minta bukti Azis Syamsuddin punya 8 orang dalam

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Novel Baswedan mengungkapkan soal orang dalam yang beking Azis Syamsuddin 

TRIBUNKALTIM.CO - Novel Baswedan menyampaikan keterangan yang berkaitan dengan Azis Syamsuddin usai dirinya tak lagi menjabat di Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Novel Baswedan menyebut politikus Golkar tersebut punya 8 orang dalam.

Informasi tersebut, menurut Novel Baswedan sudah disampaikannya kepada Dewan Pengawas KPK.

Belakangan, KPK melalui jubirnya, Ali Fikri meminta pihak-pihak yang memiliki bukti 8 orang dalam Azis Syamsuddin menyampaikan langsung ke KPK.

Namun, Novel Baswedan justru memberikan jawaban menohok terhadap KPK yang meminta bukti tersebut.

Diketahui, Novel Baswedan dan 56 pegawai lainnya sudah dipecat dari KPK per 30 September lalu.

Baca juga: Aksi Kapolri Rekrut Novel Baswedan Cs Direspon MAKI, Pengamat Beber Perkuat Temuan TWK Komnas HAM

Baca juga: Dibuang KPK Akibat TWK, Novel Baswedan Cs Mau Direkrut Polri, Listyo Sigit Kantongi Restu Jokowi

Baca juga: Bela Novel Baswedan CS, BEM SI Ultimatum Jokowi Kembalikan 56 Pegawai KPK, Beri Waktu 3 x 24 Jam

Mereka yang dipecat disebut tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Dilansir dari Tribunnews.com dalam artikel berjudul KPK Minta Pihak yang Tahu Info Bekingan Azis Melapor, Novel: Wewenang KPK Bukan Tunggu Diberi Bukti, KPK meminta pihak yang memiliki informasi soal delapan orang dalam eks Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Azis Syamsuddin di KPK untuk melapor ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

KPK manyarankan agar pihak-pihak yang memiliki informasi tersebut jangan hanya berbicara.

Sebab, KPK membutuhkan data awal yang valid agar laporan tersebut tidak sekadar tuduhan tak berdasar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved