INILAH Jenis Ular yang Paling Sering Masuk ke Permukiman dan Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah
Inilah 3 jenis ular yang paling sering masuk ke permukiman dan cara mencegahnya.
Ular ini mempunyai cekungan yang besar dan menyolok di belakang lubang hidung di depan mata.
Baca juga: Perjuangan Berat Panji Petualang Lepas King Kobra, Seberangi Sungai yang Jadi Habitat Buaya
Sepasang taringnya yang besar dan panjang bisa dilipat. Taring ini ada di bagian depan rahang atas dan tertutup oleh selaput lendir mulut.
Ular nokturnal ini memiliki bisa yang bersifat hemotoksin, artinya dapat merusak sistem peredarah darah.
Gigitan ular viper hijau dapat menimbulkan rasa sakit yang hebat dan kerusakan jaringan kulit di sekitar luka.
Awalnya, jaringan akan membengkak dan sebagian bewarna merah gelap, petanda telah terjadi pendarahan di bawah kulit di sekitar luka.
Kemudian, muncul lah rasa kaku dan nyeri yang meluas perlahan-lahan ke seluruh tubuh. Rasa nyeri terutama dirasakan di bagian persendian antara bagian yang terluka dengan yang jantung.
Jika gigitan ular viper hijau tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat, akibatnya bisa fatal.
2. Ular Pucuk
Ular pucuk (Ahaetulla prasina) adalah sejenis ular pohon bertubuh kecil dan ramping.
Salah satu spesies ular pucuk yang sering dijumpai adalah ular gadung.
Panjang tubuh ular gadung dapat mencapai 2 meter.
Kepalanya berbentuk runcing, seperti anak panah, dengan mata berukuran agak besar yang pupilnya horizontal.
Baca juga: Ternyata Inilah 10 Ular Paling Mematikan di Dunia Selain Kobra, Salah Satunya Ada Costal Taipan
Ular pucuk memiliki taring dan memiliki bisa yang rendah.
Meski begitu, gigitannya tetap sakit dan dapat melukai kita.
Mereka biasanya memangsa cecak pohon, kadal pohon, dan katak pohon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ular-pucuk-adalah-salah-satu-jenis-ular-fix.jpg)