Minggu, 12 April 2026

Berita Penajam Terkini

Penajam Paser Utara Masih Ada 50 Titik Blank Spot, Pemkab Melapor ke Pusat

Pemerintah Daerah Penajam Paser Utara, melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Penajam Paser Utara

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) PPU, Budi Santoso, Kamis (7/10/2021). Dirinya mengungkapkan, dari empat kecamatan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, terdapat sebanyak 50 titik blank spot. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Daerah Penajam Paser Utara, melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Penajam Paser Utara, mengusulkan kepada Kementerian Komunikasi Pusat 50 titik blank spot pada jaringan telekomonikasi di empat kecamatan.

Ada program kerja tahun 2022 dari Telkomsel, mereka juga meminta data untuk diusulkan ke pusat.

"Program ini untuk mengurangi atau menghilangkan titik-titik blank spot yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) PPU, Budi Santoso, Kamis (7/10/2021).

Disebutkan Budi, dari empat kecamatan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, terdapat sebanyak 50 titik blank spot.

Baca juga: Targetkan 2023 Masalah Blank Spot di Paser Teratasi, Pemkab Bangun Tower Pemancar Sinyal

Baca juga: Enam Desa di Kabupaten Paser Masih Berstatus Blank Spot, Target Tahun 2023 Bisa Teratasi

Baca juga: DPRD Tabalong Berguru Kelola Jaringan Telkomunikasi ke Daerah Blank Spot di Paser

Di antaranya Kecamatan Penajam sebanyak 18 titik blank spot, Kecamatan Waru satu titik blank spot, Kecamatan Babulu sebanyak 11 titik blank spot dan Kecamatan Sepaku miliki 30 blank spot.

Dikatakan Budi, adapun wilayah kecamatan Penajam yang memiliki titik blank spot diantara adalah Desa Bukit Subu dan beberapa wilayah kelurahan Sepan dan Riko.

"Area Penajam yang blank spot itu di desa Bukit Subur kemudian dibeberapa area Kelurahan Depan dan Riko, di sana jaringannya sedikit kurang bagus," pungkasnya.

Pihaknya berharap program ini dapat segera direalisasikan untuk segara membangun Base Transceiver Station (BTS) di wilayah-wilayah pedesaan.

Atau area blank spot yang sebelumnya tidak memperoleh layanan komunikasi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved