Jumat, 17 April 2026

Virus Corona di Samarinda

TNI Bagikan 3.000 Paket Sembako pada Warga Terdampak Covid-19, Pengemudi Ojol Turut Dilibatkan

Tidak hanya menggelar kegiatan vaksinasi di Universitas Mulawarman saja, TNI juga memberikan 3.000 paket sembako.

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto bersama Danrem 091/Aji Surya Natakesuma Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Rektor Unmul Prof Masjaya M.Si, Wagub Kaltim Hadi Mulyadi, Irwasda Polda Kaltim Kombespol Jefri, Wawali Samarinda Rusmadi melepas iring iringan kendaraan untuk pembagian sembako pada masyarakat terdampak Covid 19 dan Serbuan Vaksinasi Kodam VI /Mulawarman dalam Rangka HUT ke-76 TNI di Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat Unmul Samarinda, Kamis (7/10/2021). TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tidak hanya menggelar kegiatan vaksinasi di Universitas Mulawarman saja, TNI juga memberikan 3.000 paket sembako.

Bedanya, pemberian paket sembako ini langsung didistribusikan ke masyarakat Kota Samarinda yang membutuhkan.

Pemberian bantuan ini menggunakan kendaraan roda dua serta truk pengangkut dari Paldam VI Mulawarman.

Bahkan pihak ojek online pun turut diikutsertakan dalam distribusi bantuan sembako tersebut.

"Kita libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas (polisi). Jadi mereka yang paham betul mana saja yang membutuhkan bantuan," ucap Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto di Halaman Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Unmul, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Pangdam VI Mayjen TNI Heri Wiranto Serahkan Paket Sembako dan Kursi Roda buat Penyandang Disabilitas

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Samarinda, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto: Beri 20 Ribu Dosis

Baca juga: Kasus Covid di Singapura-Malaysia Naik Lagi, Pangdam Ingatkan Warga Belajar dari Negara Tetangga

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis.

Mayjen TNI Heri Wiranto mengibarkan bendera start sebagai tanda mulainya pembagian sembako ke masyarakat.

Bahkan beberapa kendaraan TNI-Polri ditambah sedikit aksesoris seperti keranjang dari anyaman bambu. Tujuannya agar dapat menampung lebih banyak sembako yang akan didistribusikan ke masyarakat.

Bahkan truk dari Detasemen Paldam VI Mulawarman juga turut dilibatkan.

Diberitakan sebelumnya Pemerintah Pusat mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) nomor 48 tahun 2021.

Dalam Inmendagri itu menyebutkan 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur tidak ada dalam status PPKM level empat.

Beberapa daerah sudah mendapat status PPKM level dua dan tiga.

Berdasarkan hal tersebut tentunya ada kelonggaran terkait kegiatan masyarakat, salah satunya kegiatan belajar mengajar yang bisa dilakukan jika statusnya berada di bawah level empat.

Atas hal tersebut perkuliahan juga dapat digelar, khususnya Kota Samarinda.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengemukakan kegiatan kuliah tatap muka bisa dilakukan masing-masing kampus.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved