Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Polresta Balikpapan Musnahkan Barang Bukti Sabu 103 gram Bersama Tersangka

Barang bukti narkotika seberat 103 gram dimusnahkan oleh Satresnarkoba Polresta Balikpapan bersama tersangka langsung, Jumat (8/10/2021)

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Satresnarkoba Polresta Balikpapan bersama tersangka melakukan pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan selama Operasi Antik Mahakam 2021, Jumat (8/10/2021).TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Barang bukti narkotika seberat 103 gram dimusnahkan oleh Satresnarkoba Polresta Balikpapan bersama tersangka langsung, Jumat (8/10/2021).

Berlangsung di halaman Mako Polresta Balikpapan, barang bukti dari hasil Operasi Antik Mahakam 2021 tersebut dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam air sekira 5 liter.

Lebih lanjut, larutan yang bercampur tersebut kemudian dibuang ke lubang pembuangan di toilet.

Wakasat Resnarkoba Polresta Balikpapan, Iptu Tri Ekwan mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 17 kasus sepanjang Operasi Antik Mahakam.

Dimana, menurutnya, ada peningkatan volume peredaran di wilayah Balikpapan. Sebab naiknya pengungkapan tersebut dinilai meningkat ketimbang tahun lalu.

Baca juga: Diamankan di Hotel Jalan Kusuma Bangsa Tarakan, Ini Kronologi Penangkapan 3 Pemilik Sabu 91,32 Gram

Baca juga: Polres Tarakan Kembali Musnahkan 120,67 Gram Sabu dari Dua Kasus Berbeda

Baca juga: Polres Penajam Paser Utara Ringkus 5 Tersangka Sabu, Kasat Narkoba Apresiasi Partisipasi Warga

"Pada saat operasi antik sekarang, 17 kasus. Terjadi peningkatan 9 kasus, persentase kenaikannya 112.5%," terang Tri, Jumat (8/10/2021).

Senada, Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan, AKP Tasimun mengatakan memang benar terdapat peningkatan dibanding tahun lalu.

Demikian, kata Tasimun, kenaikan mulai dari angka tersangka hingga volume berat barang bukti itu sendiri.

Baca juga: Pengedar Sabu di Sebatik Diringkus Polisi, Tersangka Sempat Dilepaskan Karena tak Temukan Bukti

Padahal untuk Operasi Antik Mahakam tahun ini semata mengincar pengedar.

"Dari tahun lalu kita ada peningkatan, baik jumlah barang bukti dan jumlah tersangka," tukas Tasimun.  (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved