Breaking News:

Liga 2

Tanggapan Pelatih Mitra Kukar soal Eksekusi Penalti Anindito yang Gagal

Mitra Kukar harus menelan kekalahan dalam lanjutan laga Liga 2 Indonesia melawan Sulut United di Stadion Tuah Pahu, Palangkaraya.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO/YouTube
Pertandingan Mitra Kukar vs Sulut United, Senin (11/10/2021) sore tadi yang dilangsungkan di Stadion Tuah Pahu, Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Mitra Kukar harus menelan kekalahan dalam lanjutan laga Liga 2 Indonesia melawan Sulut United di Stadion Tuah Pahu, Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (11/10/2021) hari ini.

Naga Mekes (julukan Mitra Kukar) juga beberapa kali menciptakan peluang, bahkan dihadiahi tendangan penalti pada menit ke-68 setelah pemain bertahan Sulut United, Deki Rolias menjatuhkan pemain Pandi Ahmad Lestaluhu di kotak penalti.

Tendangan penalti yang diberikan wasit Suma asal DKI Jakarta untuk Mitra Kukar nyatanya gagal di eksekusi Anindito Wahyu sang kapten Mitra Kukar.

Meski menyayangkan gagalnya penalti yang di eksekusi Anindito Wahyu, Pelatih Mitra Kukar Asep Suryadi menerima hasil yang diraih anak asuhnya.

Baca juga: Pelanggaran Sulut United Berbuah Penalti, Gagal Dieksekusi Kapten Mitra Kukar FC

Baca juga: Mitra Kukar Tahan Imbang Sulut United Tanpa Gol di Babak Pertama, Kedua Tim Tampil Saling Serang

Baca juga: Hadapi Sulut United, Mitra Kukar 100 Persen Siap Raih Poin Penuh

"Penalti sayangnya Anindito tidak bisa mengeksekusi dengan baik, hasil ini tentunya kita terima dan di pertandingan ketiga harus betul-betul diperbaiki," tegasnya, usai pertandingan, Senin (11/10/2021) petang.

Jeda waktu pertandingan ketiga lanjutan Liga 2 Indonesia yang hanya berjarak dua hari dikatakan Asep akan dimaksimalkan untuk membenahi lini depan.

Dengan mencoba berkomunikasi dengan para penyerangnya.

Promblem finishing dalam memanfaatkan peluang masih jadi kendala Naga Mekes dalam mencetak gol.

Baca juga: Pelatih Mitra Kukar Harap Pemainnya Bisa Bermain Lepas, Finishing Jadi Kendala

"Walau jeda recovery hanya 2 hari, tapi kita manfaatkan itu dengan baik. Bagaimana memanfaatkan peluang atau finishing, problemnya sama dari pertandingan pertama dan kedua, kita susah sekali mencetak gol atau finishing kita selalu buntu," terang Asep.

"Mungkin kita akan perbaiki, dua hari ini kita tidak mungkin latihan, kita lebih ke psikologi pemain depan, bicara dari hati ke hati supaya lebih tenang dalam mengeksekusi peluang," sambungnya.

Mengenai jalannya pertandingan sendiri, Asep melihat anak asuhnya sudah memperlihatkan filosofi bermain yang telah diarahkannya.

Penerapan taktik dan skema permainan sudah berjalan, namun patut diakui Sulut United asuhan Ricky Nelson bisa memanfaatkan beberapa kesempatan dan peluang hingga mengkonversikan menjadi sebuah gol.

Baca juga: Hasil Liga 2: Tampil Dominan di Sepanjang Laga, Mitra Kukar Nyaris Kalah dari 10 Pemain PSBS Biak

"Sulut kita sudah antisipasi, mereka selalu bermain menunggu dan direct, kita bisa mengimbangi dan antisipasi itu," ujarnya. 

"Namun mereka bisa memanfaatkan peluang dan gol (bermula) dari tendangan bebas," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved