Kesehatan

Tempe Gembus Terbuat dari Ampas Tahu, Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh, Melancarkan Pencernaan

Tempe gembus terbuat dari ampas tahu, Ini manfaatnya bagi kesehatan tubuh, melancarkan pencernaan.

Editor: Nur Pratama
kompas.com
Tempe gembus 

TRIBUNKALTIM.CO - Tempe gembus terbuat dari ampas tahu, Ini manfaatnya bagi kesehatan tubuh, melancarkan pencernaan.

Kita bisa dengan mudah menemukan tempe di pasar dengan harga yang murah.

Tapi, tahu gak tentang tempe gembus?

Banyak orang Indonesia mungkin hanya mengenal adanya tempe yang dibuat dari bahan baku kedelai.

Padahal, masih ada beberapa jenis tempe lain yang dibikin dengan bahan baku bukan kedelai.

Salah satunya, yakni tempe gembus yang dibuat dari ampas tahu.

Tempe jenis ini sebenarnya telah sering dikonsumsi banyak masyarakat di Tanah Air, terutama di daerah Jawa.

Tempe gembus juga ternyata punya manfaat tak terduga untuk tubuh berikut ini.

Baca juga: Khasiat Konsumsi Nangka Bagi Kesehatan Tubuh, Meningkatkan Imun hingga Bisa Mengontrol Diabetes

Baca juga: Ternyata Minum Kopi di Pagi Hari Sangat Berkhasiat Bagi Kesehatan Tubuh, Baik untuk Jantung

Baca juga: Khasiat Buah Mengkudu bagi Kesehatan Tubuh, Diantaranya Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Manfaat Tempe Gembus

Kalai ditanya soal andungan gizi tempe gembus memang acap kali dianggap tak mengandung banyak nutrisi atau lebih rendah ketimbang tempe kedelai.

Hal itu bisa kata benar adanya.

Kenapa ya?

Diketahui karena berasal dari fermentasi ampas tahu, tempe gembus tidak mengandung protein sebanyak tempe yang dibuat dengan menggunakan kacang kedelai sebagai bahan utamanya.

Meski begitu, tempe ini nyatanya masih memiliki manfaat bagi tubuh.

Melansir buku Makanan Tradisional Indonesia Seri Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat (2017) karya Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc dkk., tempe gembus mengandung sejumlah gizi yang bermanfaat bagi tubuh.

Di antaranya yakni: Protein sebesar 4 persen Serat kasar 30,4 persen Kandungan serat pada tempe gembus memang tergolong cukup tinggi.

Serat kasar yang mengalami fermentasi itu diyakini dapat memberikan keuntungan, yaitu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.

Lalu, bagaimana proses pembuatannya ya?

Cara Pembuatan Tempe Gembus

Proses pembuatan tempe gembus Secara tradisional, tempe gembus dibuat dari ampas tahu yang dihilangkan kadar airnya.

Proses penirisan air tersebut biasanya dilakukan dengan cara memasukkan ampas tahu ke dalam karung goni dan ditekan dengan batu selama beberapa jam.

Setelah itu, ampas tahu dikukus.

Ampas tahu yang sudah matang kemudian didinginkan, lalu dicampur dengan usar yang biasa digunakan untuk membuat tempe kedelai.

Campuran ampas tahu lantas dibungkus dengan daun pisang atau diletakkan di tampah dan ditutup dengan daun pisang.

Bahan tersebut lantas disimpan di tempat yang agak gelap kurang lebih selama 2 hari.

Tempe gembus yang sudah jadi akan berbentuk padat dan berwarna putih keabu-abuan dengan aroma yang khas.

Tempe gembus bisa disajikan dengan cara digoreng dengan tepung atau dibacem.

Sementara itu, melansir buku Aneka Pangan Olahan dari Tempe (2018) karya Nimas Ayu Rengganis dkk., diterangkan bahwa tempe merupakan hasil fermentasi dari banyak mikroba, antara lain:

-Kapang
-Kamir
-Bakteri asam laktat (BAL)
-Bakteri g negatif

Pertumbuhan BAL yang terjadi selama proses perendaman akan menurunkan pH kedelai maupun bahan lain yang akan diolah menjadi tempe.

Penurunan pH ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan mikroba patogen dan terjadinya pembusukan selama proses fermentasi.

Walaupun terjadi penghambatan mikroba, penurunan pH diketahui tidak akan menghambat pertumbuhan kapang tempe.

Selama terjadi proses fermentasi tempe, akan ditemukan bakteri Klebsiella pneumonia sebagai kontaminasi.

Proses tersebut diketahui dapat menghasilkan produksi vitamin B12 di dalam tempe. Hasil lain yang diperoleh dari proses fermentasi tidak lain, yakni ragi.

Artikel ini telah tayang di Sajiansedap.grid.id dengan judul : Jarang Orang Tahu, Ini Manfaat Tempe Gembus yang Terbuat dari Ampas Tahu, Rugi Kalau Gak Coba!

Sumber: Sajian Sedap
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved