Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Rapat Evaluasi APBD Perubahan 2021, Pemkab Kukar Efisien Belanja Pegawai

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono mengikuti rapat evaluasi APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 di Ruang Batiwakal Kantor

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Sekda Kukar Sunggono saat mengikuti rapat evaluasi APBD Perubahan 2021 di Ruang Batiwakal Kantor Gubernur Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono mengikuti rapat evaluasi APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 di Ruang Batiwakal Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, pekan tadi.

Rapat itu dipimpin Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kaltim, M Sa'duddin.

Turut hadir mendampingi sekda Kukar yakni Kepala BPKAD Kukar Sukotjo, perwakilan OPD terkait dan tim verifikasi.

Baca juga: Tinjau Pamsimas Desa Menamang Kanan-Kiri, Bupati: Pemkab Serius Soal Air Bersih

Sa'duddin dalam arahannya mengapresiasi Pemkab Kukar yang responsif terhadap perubahan anggaran tahun 2021, dengan cepat menyampaikan dokumen anggaran perubahan untuk dilakukan evaluasi.

Ia berharap APBD Perubahan 2021 yang diusulkan tidak banyak mengalami perubahan, sehingga bisa langsung dibawa ke tahap selanjutnya.

Sementara Sunggono mengungkapkan, pihaknya telah berusaha mengefisienkan beberapa belanja, khususnya belanja pegawai yang terbilang cukup besar dan tahun 2022 akan semakin besar.

"Ini tidak bisa dihindari karena adanya tambahan tenaga guru dan tenaga kesehatan, baik yang PNS maupun yang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," ungkapnya.

Baca juga: Wabup Kukar Desak Kontraktor Rampungkan RSUD Abadi

Lebih lanjut Sunggono mengatakan, bupati Kukar mengamanatkan untuk melakukan efisiensi hampir di semua item belanja, khususnya belanja pegawai.

Kemudian untuk belanja modal, disebutkan Sunggono, terkait nilainya yang besar kecenderungannya masih teralokasi pada beberapa kegiatan yang menjadi kegiatan awal sebelum capaian target di RPJM terbaru.

Ditambahkannya, untuk kegiatan fisik kecenderungannya masih di kecamatan, tetapi pihaknya telah mengupayakan dalam rapat koordinasi terakhir dengan bupati, mencoba memitigasi risiko untuk memastikan beberapa kecamatan-kecamatan yang selama ini bermasalah.

Untuk itu, pihaknya akan menempatkan OPD-OPD teknis guna membantu dalam perencanaan. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved