Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Walikota Bontang Basri Rase Usulkan Teken Pakta Integritas Penyelewengan Jabatan

Walikota Bontang, Basri Rase menghadiri agenda kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertandang ke Kalimantan Timur, di Hotel Swiss Bell

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Walikota Bontang Basri Rase bersama sejumlah kepala daerah lain di Kalimantan Timur menghadiri pembukaan bimbingan teknis (bimtek) terkait penguatan peran serta masyarakat dalam memberantas korupsi di Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Walikota Bontang, Basri Rase menghadiri agenda kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertandang ke Kalimantan Timur, di Hotel Swiss Bell, Balikpapan.

Kehadiran Basri itu bertujuan mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek), terkait penguatan peran serta masyarakat dalam memberantas korupsi, yang dibuka langsung oleh Firlu Bahuri Ketua KPK.

Basri menuturkan, dikesempat itu juga ketua KPK meminta agar melakukan pemetaan wilayah rawan korupsi di daerah masing-masing.

Untuk menciptakan pemerintahan bersih, menurutnya, perlu komitmem dan peran serta kepala daerah dalam memberantas korupsi.

Dimasa kepemimpinannya, Basri pun komitmem menentang keras praktik korupsi, khusus di birokrasi.

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Datang ke Kaltim, Minta Kepala Daerah Petakan Wilayah Rawan Korupsi

Baca juga: Polres Bontang Panggil Saksi Dugaan Kekerasan Oknum Dosen Terhadap Mahasiswa Unijaya

Baca juga: Pengedar Sabu di Tanjung Laut Indah Diringkus di Kamar Indekos, Polres Bontang Buru Pemasoknya

"Karena berbicara korupsi itu sangat menghancurkan bangsa, dan kesejahteraan masyarakat. Kalo niat kita baik, untuk kebaikan maka kita tidak akan korupsi," ungkap Basri usai mengikuti agenda Bimtek yang dibuka Ketua KPK di Hotel Swiss Bell, Balikpapan, Rabu (13/10/2021).

Bahkan untuk penguatan anti korupsi di lingkup ASN Bontang, Basri juga mengusulkan sebaiknya dilakukan penandatanganan pakta integritas agar tidak ada penyalahgunaan kekuasaan dari oknum pejabat di Bontang.

Pakta integritas ini merupakan komitmen pejabat agar bersedia menerima sanksi jika melanggar ketentuan dari aturan.

Baca juga: Syarat dan Tata Cara Pendaftaran Beasiswa dari Pemkot Bontang, Simak Berikut Ini

"Salah satunya disitu juga mereka harus menandatangani kesepakatan bahwa siap mendapatkan sanksi yang berlaku jika melanggar aturan, atau korupsi," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved