Selasa, 21 April 2026

Berita Nunukan Terkini

Mulai Besok, PTM Terbatas Tingkat SD akan Digelar, Intip Persiapan Prokes SDN 002 Nunukan

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tingkat Sekolah Dasar (SD) dijadwalkan mulai besok, Senin (18/10/2021).

TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
SDN 002 Nunukan dijadwalkan akan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai besok, Senin (18/10/2021). TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTM.CO, NUNUKAN - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tingkat Sekolah Dasar (SD) dijadwalkan mulai besok, Senin (18/10/2021).

Guru Kelas sekaligus Wali Kelas I SDN 002 Nunukan, Amelia mengatakan, antusiasme orangtua siswa agar anaknya segera mengikuti PTM terbatas sangat besar.

Hal itu, kata Amelia, tampak dari pertanyaan yang dilontarkan dari orangtua siswa kepada pihak sekolah mengenai pelaksanaan PTM terbatas.

"Padahal kami belum lagi share di grup WhatsApp, sudah ada orangtua yang nanya soal PTM terbatas. Ini bukti antusiasme orangtua mau anaknya segera ikuti PTM terbatas besar sekali," kata Amelia kepada TribunKaltara.com, Minggu (17/10/2021), pukul 13.30 WITA.

Malah, beber Amelia, begitu mendengar sekolah bakal PTM terbatas, orangtua siswa mulai berbondong-bondong datang ke sekolah untuk mengambil surat pernyataan persetujuan PTM terbatas.

Baca juga: Bupati Nunukan Asmin Laura Minta Komite Sekolah Susun Formula PTM Terbatas Tingkat SD

Baca juga: PTM Terbatas Digelar, Disdik Balikpapan Jamin Kuota Internet Gratis Masih Tetap Jalan

Baca juga: Gubernur Isran Noor Tegaskan PTM untuk Jenjang SMA Bisa Digelar jika Semua Pelajar Selesai Divaksin

"Begitu saya tanyakan alasannya, katanya sudah bosan ngajar anak di rumah. Ditambah lagi sebagian besar orangtua siswa mabettang (ikat rumput laut) sampai malam baru pulang ke rumah," ucapnya.

Amelia mengaku, PTM terbatas di SDN 002 Nunukan menerapkan sistem KBM tatap muka dua shift, dengan maksimal 50 persen dari jumlah siswa per kelas.

Diketahui, shift pertama pukul 07.30-09.30 WITA, dilanjutkan istirahat pergantian shift mulai pukul 09.30-10.00 WITA. Untuk shift kedua dimulai 10.00-12.00 WITA.

"Tidak ada upacara, apel pagi, dan kegiatan yang bisa ciptakan kerumunan. Semua warga sekolah diimbau untuk jalankan Prokes," ujarnya.

"Kami sudah siapkan tempat cuci tangan di pintu masuk sekolah dan pintu masuk ruangan kelas. Siswa dianjurkan bawa lap tangan sendiri, dan gunakan masker. Kalau ada anak keberatan cuci tangan, ya bawa hand sanitizer," ujarnya.

Demi mencegah klaster pendidikan, Amelia menuturkan, pihaknya akan melakukan sterilisasi berupa penyemprotan cairan disinfektan pada waktu istirahat pergantian shift.

"Kami harap, kalau anak diberikan bisa sarapan dari rumah, karena sudah tidak ada istirahat nanti. Kantin sekolah tidak dibuka," tuturnya.

Baca juga: Peran Orangtua dalam Cegah PTM tak Memicu Kenaikan Kasus Covid-19

Amelia menjelaskan, per kelas akan ditempati mulai 10-15 anak.

Sementara itu, jumlah peserta didik SDN 002 Nunukan sebanyak 700-an.

"Satu kelas kan 30 siswa. Pengawas kemarin minta 5 anak setiap sesi. Tapi kami konfirmasi ke bidang studi, ternyata sulit atur kalau tabrakan bidang studi. Jadi kami buat dua sesi, yakni pagi dan siang," ungkapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved