Berita Samarinda Terkini
Serangan Jantung, Seorang Pria Mendadak Terbujur Kaku di Depan Satu Mesin ATM Samarinda
Seorang pria mendadak jatuh dan terbujur kaku di depan satu bank swasta di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota, Sabtu (16/10/2021
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang pria mendadak jatuh dan terbujur kaku di depan satu bank swasta di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota, Sabtu (16/10/2021), pukul 18.00 WITA.
Menurut keterangan Nazar Ruddin (26), salah seorang saksi yang merupakan security bank tersebut, pada pukul 17.30 WITA, dirinya tengah berpatroli bersama rekan lainnya. Namun tiba-tiba terdengar suara benturan keras yang mengenai pintu.
"Kami langsung lari ke sumber suara. Terus melihat ada orang (korban) jatuh depan pintu ATM dan sudah sesak nafas, dan kami langsung menghubungi pihak berwajib," terang security tersebut.
Tanpa menunggu lama, Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda bersama Relawan Inafis langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa jenazah korban ke RSUD AW Syahranie menggunakan Ambulance PMI Kota Samarinda.
"Dari olah TKP awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan korban memang memiliki riwayat jantung. Meski demikian, akan dilakukan visum pada korban untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," terang Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Aipda Harry Cahyadi saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Minggu (17/10/2021).
Baca juga: Siap Diluncurkan, Kapolda Kaltim Cek Kesiapan Layanan Polisi 110 di Mapolresta Samarinda
Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Tinjau Lokasi Tambang PT Tiara Bara Borneo, Cek Pengendalian Lingkungannya
Baca juga: Curi Tas Selempang di Dalam Mobil, Aksi Pelaku Terekam CCTV Pos Pantau Inafis Polresta Samarinda
Aipda Harry Cahyadi menjelaskan, dari hasil identifikasi diketahui korban bernama Edwin Cahyadi (51) warga Perumahan PKL, Blok D, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan.
Aipda Harry Cahyadi juga mengatakan dari hasil visum yang keluar, korban meninggal karena serangan jantung.
"Juga dari hasil rapid tes antigen negatif. Nah pihak keluarga meminta agar jenazah korban dibawa pulang ke kampung halaman, jadi hari ini (subuh, pukul 02.00 WITA) kita membawa jasad korban ke Balikpapan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/proses-evakuasi-jasad-edwin.jpg)