Breaking News:

Otomotif

Kebiasaan Membiarkan Tangki Bensin Hampir Kosong Ternyata Bisa Membahayakan, Ini Penjelasannya

Kebiasaan membiarkan tangki bensin hampir kosong ternyata bisa membahayakan, Ini penjelasannya.

Editor: Nur Pratama
Freepik
Indikator BBM berada di posisi E. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kebiasaan membiarkan tangki bensin hampir kosong ternyata bisa membahayakan, Ini penjelasannya.

Beberapa orang baru mengisi bahan bakar ketika indikator bensin sudah menunjuk level seperempat atau nyaris habis.

Padahal, dengan jumlah bahan bakar minyak (BBM) yang minim, ada kecenderungan pompa bahan bakar tidak terendam saat mobil bermanuver.

Hal ini bisa terjadi meski desain tangki modern sekarang sudah memiliki banyak sekat di dalam­nya.

Selain itu tumpukan kotoran di dasar tangki bisa terhisap dan dapat menyumbat filter bensin.

Bila tidak terdeteksi dengan cepat, otomatis kerja pompa bahan bakar semakin berat sehingga menurunkan kemampuan menekan BBM ke injektor.

Hal ini tentu sangat berbahaya, lantaran mesin dapat mati secara tiba-tiba akibat asupan BBM yang terputus.

Baca juga: Konsumen Wajib Pahami, Berikut Cara Merawat dan Mengganti Rantai Sepeda Motor dari Yamaha

Baca juga: Tahukah Anda bahwa Ukuran Ban Depan dan Belakang Motor Berbeda? Berikut Penjelasannya

"Konsumsi BBM menjadi kian boros dan fuel pump rentan mengalami kerusakan," kata Wory Anggodo, selaku General repair astrido Toyota Pondok Cabe Jakarta Selatan.

"Kerugian lainnya adalah hadirnya air di dalam tangki akibat proses kondensasi," katanya saat dihubungi GridOto.com, Minggu (26/1/2020).

Ruang yang lebih luas saat bensin minim membuat proses ini lebih mudah terjadi, terutama untuk mobil­ yang masih mengadopsi material besi pada tangki bensinnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved