Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Maskapai Penerbangan Komersil di Bandara Melalan Kutai Barat tak Ada Lagi

Maskapai penerbangan pesawat angkutan penumpang komersil di Bandara Melalan Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Salah satu maskapai penerbangan PT Nam Air yang pernah melayani rute penerbangan angkutan penumpang komersil di Bandara Melalan Kutai Barat yang pada akhirnya terpaksa menghentikan operasionalnya di Bandara Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Maskapai penerbangan pesawat angkutan penumpang komersil di Bandara Melalan Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur kini tidak ada lagi.

Beberapa pesawat angkutan penumpang yang sebelumnya pernah melayani rute penerbangan di Bandara Melalan itu terpaksa angkat kaki mencari dan alternatif lain.

Sehingga sampai saat ini tidak ada lagi maskapai yang mengisi penerbangan komersiil di Bandar Udara (Bandara) Melalan Kabupaten Kutai Barat.

Menurut Kepala TOKPD Bandara Melalan Kutai Barat, Aulia Mukti Negara, menyatakan, dikarenakan belum ada maskapai yang berani mengambil risiko untuk bisa mengisi slot penerbangan yang dulunya sempat ada di bandara tersebut.

Baca juga: Gegara Masalah Internal, Maskapai Nam Air Hentikan Penerbangan ke Bandara Melalan Kubar

Baca juga: BREAKING NEWS Pesawat Nam Air ATR 72-600 Terbang Perdana di Bandara Melalan Kutai Barat

Baca juga: Belum Ada Kepastian Nam Air Mendarat di Bandara Melalan Kubar, Penerbangan Reguler Masih Kosong

"Masih belum ada maskapai untuk melayani penerbangan komersil. Yang ada sementara ini masih penerbangan pesawat perintis dan carteran dari perusahaan," katanya kepada TribunKaltim.co pada Kamis (21/10/2021).

Dia menjelaskan, tidak adanya maskapai yang mengisi di bandara tersebut diceritakan Aulia dikarenakan ada beberapa faktor.

Di antaranya adalah belum ada maskapai yang berani ambil risiko karena biaya operasional yang akan dikeluarkan nantinya.

Dulunya yang mau masuk banyak, cuma sekarang kan masih pandemi Covid-19.

Baca juga: Cegah Corona, Petugas Kesehatan Kutai Barat Lakukan Pemeriksaan di Bandara Melalan

Jadi masih belum berani, mungkin ragu juga kalau nantinya biaya operasionalnya tidak tertutupi.

"Apalagi kan di kota-kota besar juga masih sepi juga tingkat penggunanya," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved