Senin, 20 April 2026

Berita Nasional Terkini

Cemburu Lihat Chat Mantan Pacar Istrinya, Suami di Babel Cekik Korban Hingga Tewas

MF (21) tega menghabisi istrinya sendiri EA (24).Kejadian ini di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung (Babel)

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
MF (kaki diperban) dan Apoy, keduanya tersangka kasus pembunuhan EA.MF (21) tega menghabisi istrinya sendiri EA (24) TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO- Seorang suami berinisial berinisial MF (21) tega menghabisi istrinya sendiri EA (24).

Kejadian ini di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Padahal pasangan ini masih tergolong pengantin baru.

Mereka baru saja menikah 7 September 2021 lalu.

Namun mirisnya, hubungan keduanya kerap diwarnai cekcok. Bahkan EA sempat meminta cerai.

Bagaimana kelengkapan informasi dari kasus ini? Berikut fakta-faktanya dirangkum dari Bangkapos.com, Jumat (22/10/2021):

Baca juga: Yosef Diperiksa Lagi, Tenyata Ada Tamu Sebelum Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Lalu Pergi Bareng

Baca juga: Cerita Enzy Storia Idap Autoimun hingga Ingin Bunuh Diri, Temukan Mukjizat Lewat Sholat Tahajud

Baca juga: HASIL AUTOPSI Kasus Subang, dr Hastry Ungkap Dugaan yang Dilakukan Amalia Sebelum Dihabisi Pembunuh

Awal kasus

Kasus ini bermula saat korban EA ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (20/10/2021) malam.

Di rumah itu, korban tinggal bersama dengan suami dan dua adik perempuannya.

Sementara jasad korban pertama kali ditemukan oleh adiknya.

Saat itu korban dipanggil-panggil namun tidak memberikan jawaban lantaran dari pagi hingga sore tak kunjung keluar dari kamar.

Setelah dibuka kamar, korban ditemukan sudah kaku dan meninggalkan dunia.

Suami korban ditangkap

Polres Bangka kemudian bergerak cepat mendalami kejadian ini.

Polisi sudah melakukan olah TKP dan membawa jasad korban untuk divisum.

Belakangan terungkap, korban tewas lantaran aniaya oleh suaminya sendiri.

Reskrim Polres Bangka, AKP Ayu Kusuma Ningrum mengatakan, pelaku hendak melarikan diri sebelum berhasil ditangkap sehari usai kejadian.

MF dibekuk di area perkebunan kelapa sawit Desa Mapur, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka Kamis (21/10/2021).

"Diduga tersangka akan melarikan diri menumpang truk sawit ke Palembang," kata Ayu.

MF juga mendapatkan 'hadiah' timah panas dari polisi karena mencoba melarikan diri saat hendak diringkus.

Kronologi kejadian

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan dalam jumpa pers, Jumat (22/10/2021) membeberkan kronologi kasus ini.

Kejadian bermula saat pelaku dan korban berhubungan suami istri, Rabu (20/10/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Setelah itu, sambil beristirahat, korban berbaring di lengan pelaku.

"Pada kesempatan itu, tanpa sengaja MF melihat chat korban dengan pria lain di ponsel istrinya," kata Joko.

MF pun terbakar cemburu dan mereka cekcok mulut.

"Pelaku kepikiran saran dari temannya (Apoy,red) dan seketika mencekik korban hingga meninggal dunia," urai Joko.

Korban meninggal dalam kondisi setengah tanpa busana.

"Setelah dicekik pelaku keluar sekitar pukul 10.00 WIB, dari kamarnya pamitan dengan saudaranya untuk mengantarkan paket," imbuh Joko.

MF membawa serta ponsel iPhone Pro Max milik istrinya dan kabur bersama Apoy temannya.

Di Koba, Bangka Tengah, MF dan Apoy menjual ponsel itu lalu melanjutkan perjalanan ke Kota Pangkalpinang.

Baca juga: Nasib Dua Polisi Terdakwa Pembunuh Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek, Didakwa Pasal Penganiayaan

Mereka beristirahat di sebuah rumah makan lalu menginap di Jalan Muntok, Kota Pangkalpinang.

Esok harinya, Kamis (21/10/2021) MF melanjutkan pelariannya menumpang truk kelapa sawit, yang akan menuju Palembang.

Sementara Apoy kembali ke Toboali, namun lebih dulu tertangkap di Koba.

Dari mulut Apoy inilah, terungkap perjalanan MF sampai akhirnya tertangkap di kawasan perkebunan kelapa sawit di Riau Silip, Kabupaten Bangka.

MF pakai narkoba

MF sebelumnya kepergok merampas uang dan perhiasan milik istri senilai Rp 6 juta untuk digunakan membeli narkoba jenis sabu, berjudi dan minuman alkohol.

"Karena mengetahui suaminya mengkonsumsi sabu, istrinya mengusir suaminya tersebut."

"Kemudian tersangka ngekos bersama temannya Apoy," kata AKBP Joko Isnawan

MF mengaku, mengambil emas lalu korban meminta emas itu dikembalikan.

"Mungkin dari situlah korban mengetahui bahwa suaminya memakai narkoba. Dan diusir pada 19 Oktober 2021, pukul 16.00 WIB. Pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa makanan dan mengobrol, korban bilang kita cerai saja," katanya.

MF kemudian kembali ke kediaman korban dan seperti biasa tidur di rumah pada Rabu (20/10/2021).

Kemudian pukul 08.00 WIB pagi bangun tidur, mereka melakukan hubungan suami istri dan terjadilah aksi pembunuhan.

Pengakuan pelaku

MF warga Kelurahan Kota Marsum I, Medan mengaku menghabisi nyawa istrinya lantaran cemburu.

Melihat isi chat sang istri, MF tersulut emosi ketika terpengaruhi narkoba, ia langsung menghabisi nyawa korban saat tidur bersama.

"Setelah berhubungan badan saya lukai lehernya, karena saya lihat isi chat dia dengan mantannya, janjian untuk bertemu," kata MF. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Tragis Pengantin Baru di Babel, Suami Habisi Istri usai Bercinta, Korban Ketahuan Chat Mantan, https://www.tribunnews.com/regional/2021/10/22/cerita-tragis-pengantin-baru-di-babel-suami-habisi-istri-usai-bercinta-korban-ketahuan-chat-mantan?page=all

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved