Breaking News:

Banjir di Samarinda

Walikota Andi Harun ke 4 Titik Pengerjaan Drainase, Cara Mengendalikan Banjir di Samarinda

Walikota Samarinda, Andi Harun melakukan tinjauan ke beberapa titik pengerjaan pelebaran drainase di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Walikota Samarinda, Andi Harun, meninjau beberapa titik pelebaran drainase di empat ruas simpang empat jalan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (26/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun melakukan tinjauan ke beberapa titik pengerjaan pelebaran drainase di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, yang dikerjakan untuk penanganan banjir.

Bersama beberapa jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Andi Harun meninjau pengerjaan pelebaran drainase di simpang empat Jalan PM. Noor.

Dan jalan DI.Panjaitan Samarinda Utara, serta pelebaran Drainase di depan rumah jabatan jalan S.Parman dan simpang 3mpat Lembuswana jalan Dr. Soetomo.

Keempat titik pelebaran drainase tersebut merupakan program prioritas pemerintah kota Samarinda dalam mengurangi dampak banjir yang ada di keempat kawasan tersebut.

Baca juga: UPDATE Banjir di Samarinda, Dua Kelurahan Masih Tergenang Air yang Terus Naik

Baca juga: Borneo FC Bantu Korban Banjir di Samarinda, Buat Posko dan Bagikan Makanan Siap Saji

Baca juga: Afif Rayhan Harun Beri Uang Tunai dan Sembako Bagi Korban Banjir di Samarinda

Lokasi pertama yang dilihat langsung oleh walikota adalah simpang empat PM.Noor, Sempaja Selatan, Andi Harun mendatangi keempat titik pengerjaan drainase di simpang empat tersebut yang saat ini dalam proses pengerjaan.

Ia juga sempat turun dan melihat langsung gorong-gorong drainase yang akan dibuat, dengan berdiri di pipa saluran air di atas drainase tersebut.

Kemudian Walikota Andi Harun berlanjut meninjau simpang Jalan DI. Panjaitan tepatnya melihat progres pembuatan drainase di seberang Masjid Baabul Hafadzah yang akan dihubungkan menuju aliran sungai mati.

Ketiga, mantan wakil ketua DPRD Provinsi Kaltim tersebut melihat proyek pembuatan drainase yang juga mulai dilakukan di Jalan S. Parman menuju jalur lambat Mal Lembuswana hingga persimpangannya.

Baca juga: Banjir di Samarinda Semakin Tinggi, Sebagian Besar Warga Sempaja Timur Mengungsi

Di lokasi ketiga, proses pengerjaan mulai dilakukan dengan membongkar badan jalan S.Parman sekitar 8 meter dengan menggunakan alat berat.

Simpang empat Mal Lembuswana dan Masjid Al Ma'ruf juga disisir oleh sang walikota untuk memantau pengerjaan saluran air dari jalan dr. Soetomo yang mengarah ke saluran air di jalan M. Yamin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved