Mata Najwa
Tema Mata Najwa Malam Ini 'Muda Bersuara', Soroti Persoalan dan Keresahan Pemuda
Program acara Mata Najwa akan kembali tayang malam ini Rabu (27/10/2021), mengangkat tema "Muda Bersuara".
PPPI adalah organisasi pemuda yang memiliki anggota pelajar dari seluruh indonesia.
Kemudian PPPI berinisiatif melaksanakan kongres pemuda di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
Berikut rangkuman kongres pemuda:
Kongres I - Rapat Pertama (27 Oktober 1928)
Rapat pertama ini merupakan kongres pertama pemuda.
Para pemuda bangsa Indonesia melaksanakan rapat pertama di gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Lapangan Banteng.
Rapat ini dibuka dengan sambutan oleh Soegondo yang berharap kongres pemuda dapat memperkuat semangat persatuan pemuda.
Kemudian, dilanjutkan dengan uraian Moehammad Jamin tentang arti persatuan pemuda.
Menurut Jamin ada lima faktor yang berpotensi memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.
Baca juga: Link Twibbon Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 & Cara Bagikan ke WhatsApp, FB, Instagram
Kongres II - Rapat Kedua (28 Oktober 1928)
Rapat kedua dan ketiga merupakan kongres kedua pemuda.
Kegiatan ini berlangsung di gedung Oost-Java Bioscoop.
Pada rapat kedua ini membahas masalah pendidikan.
Terdapat dua pembicara dalam rapat kedua yaitu Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro.
Mereka berpendapat pendidikan adalah faktor yang penting bagi setiap anak.
Selain itu, ajaran demokratis juga penting untuk dipelajari sejak dini.
Kongres II - Rapat Ketiga (28 Oktober 1928)
Rapat pemuda ketiga berlangsung di gedung Indonesische Clubhuis Kramat.
Pada sesi berikutnya, Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan.
Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri dan menjadi hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.
Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional.
Kongres pemuda kemudian ditutup dengan mendengarkan lagu “Indonesia” karya Wage Rudolf Supratman.
Para pemuda menyambut lagu tersebut dengan sangat meriah.
Kemudia, sesi penutupan kongres dilakukan dengan membacakan rumusan hasil kongres yaitu Sumpah Pemuda.
Berbagai organisasi pemuda terlibat dalam perumusan sumpah pemuda.
Melansir dari laman undip.ac.id, adapun daftar organisasi tersebut adalah:
- Jong Java
- Jong Ambon
- Jong Celebes
- Jong Batak
- Jong Sumatranen Bond
- Jong Islamieten Bond
- Sekar Rukun
- PPPI
- Pemuda Kaum Betawi
- Perwakilan dari Papua, yakni Aitai Karubaba dan Poreu Ohee
- Dan lain-lain.
Baca juga: Walikota dan Wakil Walikota Tarakan Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-92
Struktur Pengurus Kongres Pemuda II
Melansir dari Gramedia, pelaksanaan Kongres Pemuda II memiliki struktur kepanitiaan sebagai berikut:
1. Ketua: Soegondo Djojopoespito (PPPI)
2. Wakil Ketua: R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
3. Sekretaris: Muhammad Yamin (Jong Sumatranen Bond)
4. Bendahara: Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
5. Pembantu I: Djohan Mohammad Tjaja (Jong Islamieten Bond)
6. Pembantu II: R. Katja Soengkana (Pemuda Indonesia)
7. Pembantu III: R. C. L. Senduk (Jong Celebes)
8. Pembantu IV: Johannes Leimena (Jong Ambon)
9. Pembantu V: Rochjani Soe’oed (Pemoeda Kaoem Betawi) (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/berpengaruh-penting.jpg)