Berita Samarinda Terkini
Walikota Andi Harun Lihat PTM di SMPN 1 Samarinda, Pertimbangkan Kantin Buka
Walikota Samarinda, Andi Harun berkunjung ke SMPN 1 Samarinda di Jalan Anang Hasyim, Samarinda Ulu melihat berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun berkunjung ke SMPN 1 Samarinda di Jalan Anang Hasyim, Samarinda Ulu melihat berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang telah memasuki pekan keempat setelah dibuka kembali.
Dengan pakaian dinas putih hitam, orang nomor satu di Samarinda tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala SMPN 1 Samarinda memasuki beberapa ruang kelas untuk menyapa siswa yang sedang melangsungkan kegiatan belajar mengajar.
Di dalam ruang kelas, selain menyapa siswa, walikota juga menyampaikan pesan terkait PTM dari Presiden Joko Widodo.
"Kemarin saya mendapat pengarahan dari Pak Presiden, beberapa daerah terpantau kembali naik kasus Covid-19 nya, maka saya berpesan agar kita semua selalu waspada dalam PTM di sekolah dan tetap disiplin protokol kesehatan," ujar Andi Harun menyampaikan kepada siswa.
Pesan tersebut disampaikan oleh walikota agar kelangsungan PTM yang telah berjalan hingga minggu keempat di Samarinda ini bisa tetap berjalan dan terhindar dari paparan Covid-19.
Baca juga: Wabub Kubar Tegaskan PTM Bisa Digelar Bila Seluruh Kecamatan Zona Hijau Covid-19
Baca juga: Polres Kukar Gelar Vaksinasi di SMPN 1 Tenggarong, Prioritaskan Pelajar Agar Bisa Ikut PTM
Baca juga: Anggota DPRD Kukar Dukung PTM yang Sudah Dimulai, Ingatkan Protokol Kesehatan
Andi Harun juga mewanti-wanti agar guru dan pihak sekolah tetap serius dalam menjalankan prokes, meskipun Andi Harun juga tak menutup kemungkinan dapat melonggarkan lagi PTM di sekolah baik dari durasi belajar atau kegiatan ekstra sekolah lainnya, terlebih jika Samarinda telah turun PPKM level 1.
"Karena tidak semua kelas dan sekolah bisa saya datangi, jadi nanti melalui kadisdik kepada guru dan kepala sekolah bisa menyampaikan pesan dari bapak presiden ini," terang Andi Harun saat ditemui usai melakukan tinjauan.
Sempat berinteraksi dengan siswa, Andi Harun bertanya apakah para siswa senang bisa kembali ke sekolah. "Mama sudah ngga pusing lagi ya di rumah?," ujar Walikota kepada seorang siswa.
Lebih jauh Andi Harun mengingatkan bahwa siswa tetap waspada karena potensi penularan Covid-19 tak hanya berasal dari sekolah melainkan juga dari lingkungan pergaulan di luar sekolah.
Selain itu walikota juga mengatakan mempertimbangkan untuk izinkan kantin di sekolah buka kembali, mengingat hingga 4 pekan berlangsungnya PTM, kantin sekolah masih tidak diperkenankan buka, salah satunya karena jam belajar yang terbatas.
Baca juga: 90 Persen Orangtua Siswa SMPN 1 Tarakan Setuju PTM Digelar
"Tidak bisa juga kita biarkan tidak buka, tetapi kita tetap lakukan secara sehat, ini kita harapkan agar sekolah yang PTM di Samarinda bisa tetap buka," tukasnya.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin bahwa selama 4 pekan berjalannya PTM pihaknya belum mendapatkan laporan kondisi negatif yang terjadi selama PTM.
Sebanyak 60 persen siswa di Samarinda yang telah divaksin dan juga kerjasama pengawasan dengan pihak kesehatan setempat juga dinilai bisa menunjang keberlangsungan PTM ini dengan lancar.
"Kita sambil melihat minggu depan status (PPKM) nya, kalau memungkinkan kita bisa tambah lagi jam (belajar), nya atau jumlah sekolahnya, kemudian kantin dengan catatan khusus prokes nya," ungkap Asli.
Kadisdik tersebut mengemukakan dalam satu bulan berjalannya PTM masih ada sejumlah penyesuaian yang dilakukan di tiap sekolah.
"Memang yang kita sebut lost learning itu minat belajar siswa berkurang, itu yang kita kembalikan dahulu, memilihkan suasana kebatinan nya, jangan diberikan tugas berat, kita pantau dan kendalikan terus," tutur Asli. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ah-sapa-siswa-dalam-kelas.jpg)