Minggu, 19 April 2026

Otomotif

Sepeda Motor Anda Tidak Langsung Dicuci usai Kehujanan, Komponen ini yang Akan Rusak

Sepeda motor anda tidak langsung dicuci usai kehujanan, Komponen ini yang akan rusak.

Editor: Nur Pratama
Gridoto.com
Motor kena hujan 

TRIBUNKALTIM.CO - Sepeda motor anda tidak langsung dicuci usai kehujanan, Komponen ini yang akan rusak.

AIR hujan sering dikatakan 'jahat' terhadap komponen sepeda motor. Bila terkena hujan, motor tak hanya terlihat kusam dan kotor, tetapi juga bakal banyak dampak buruk yang terimbas dari air hujan.

Parahnya, tak sedikit pula pemilik sepeda motor yang kerap malas mencucinya setelah terkena hujan. Tentu ini akan menambah cepat deretan komponen yang rawan rusak.

"Air hujan berpotensi cukup besar membuat motor menjadi rusak secara perlahan. Maka itu, sebaiknya motor terkena hujan segera dicuci atau dibilas," ujar Joey Tumanduk, pemilik Fusion Motocare and Detailing yang berada di Beji, Depok, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Menurut Joey, membiarkan motor tetap dalam keadaan kotor setelah terkena hujan, apalagi sampai berhari-hari, dapat membuat beberapa komponen menjadi korban.

Setidaknya ada tujuh bagian yang rawan rusak jika perilaku ini kerap dilakukan para bikers.

Baca juga: Kebiasaan Pakai Standar Samping Saat Parkir Motor, Komponen ini yang Akan Cepat Rusak

Baca juga: Tahukah Anda SIM C Sudah Dibagi Berdasarkan Penggolongannya, SIM C1 untuk Motor di Atas 250 cc

Apa tujuh komponen rawan rusak akibat air hujan ? Simak penjelasan tip otomotif berikut ini:

1. Kampas Rem

Kampas rem letaknya dekat dengan roda. Cipratan air hujan yang mengandung lumpur dan pasir bisa menumpuk di kampas rem.

Jika tidak segera dibersihkan, akan muncul suara berdecit saat roda berputar. Hal ini dikarenakan kotoran yang menempel di kampas rem bergesekan dengan piringan cakram.

Jika dibiarkan, piringan cakram juga bisa menjadi rusak.

2. Mesin

Kotoran seperti lumpur atau pasir yang terbawa air hujan akan menempel di bagian mesin.

Situasi ini membuat mesin jadi kesulitan melepas panas secara normal. Sehingga, performa motor jadi tidak optimal.

Begitu pula jika kotoran sampai menempel di kisi-kisi radiator, motor bisa saja mengalami overheat, karena asupan udara yang terhambat.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved