Berita Nasional Terkini

Sikapi Pernyataan Kapolri, Kapolda Metro Komentari Soal Polisi Bermasalah: Saya Blender Sekalian

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menyatakan tak main-main dalam menyikapi polisi yang bermasalah.

Dok. Istimewa via Kompas.com
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam soft launching vaksinasi merdeka di SMK Satria, Srengseng, Jakarta Barat Rabu (28/7/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Sikapi pernyataan Kapolri, Kapolda Metro Jaya pun turut mengomentari soal polisi bermasalah.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menyatakan tak main-main dalam menyikapi polisi yang bermasalah.

Fadil Imran menegaskan seluruh jajarannya menyikapi serius pesan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada para pimpinan Polri yang menyebutkan, 'jika tidak bisa membersihkan ekor yang busuk maka kepala akan dipotong'.

Baca juga: NEWS VIDEO Tak Permasalahkan Mural Kritik Polri, Gambar Paling Pedas Jadi Teman Kapolri

Baca juga: Kapolri Minta Jajarannya Waspada Varian Mutakhir Covid-19, Kapolda Kaltim Angkat Bicara

Baca juga: Bermula Surat Telegram Kapolri, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto Beri Arahan

"Pak Kapolri sudah memerintahkan, kalau tidak mau memotong ekornya yang busuk, kepalanya saya potong. Kalau saya, akan saya tambahkan, saya blender sekalian kepalanya yang busuk itu," kata Fadil di Jakarta, Sabtu (30/10/2021) seperti dilansir kantor berita Antara.

Seperti dilansir dari Kompas.com, Fadil mengatakan, kesalahan anggota yang menuai kritikan dari masyarakat adalah kesalahan pimpinan yang kurang memberikan pengarahan dan pembinaan bagi anggotanya.

"Jangan kita hanya memetik tanpa pernah menanam. Kalau salah anggota, ya salah kamu. Berarti kamu tidak melakukan pembinaan yang memadai. Makanya kita harus tegak lurus dengan yang diarahkan pimpinan dan apa yang dimaui masyarakat agar Polda Metro Jaya berjaya di lapangan," ujar Fadil.

Fadil mengingatkan, seluruh pimpinan di jajaran Polda Metro Jaya untuk terus memberikan arahan dan pembinaan kepada anggotanya.

"Semua harus ikut. Latih anggota, awasi anggota dan siapkan anggota, asah kemampuan anggota, turun ke lapangan, dan sebagainya," ujar Fadil.

"Guyub dan rukun terus kita kembangkan, kemampuan terus kita asah. Tidak (ada) alasan kita sibuk di Jakarta ini," tambahnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam soft launching vaksinasi merdeka di SMK Satria, Srengseng, Jakarta Barat Rabu (28/7/2021).
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam soft launching vaksinasi merdeka di SMK Satria, Srengseng, Jakarta Barat Rabu (28/7/2021). (Dok. Istimewa via Kompas.com)

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memberikan pernyataan dengan mengutip peribahasa, ikan busuk mulai dari kepala.

Dengan kata lain segala permasalahan internal di kepolisian dapat terjadi karena pimpinannya bermasalah atau tidak mampu menjadi teladan bagi jajarannya.

Hal itu disampaikan Sigit dalam sambutan penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61, dan Sespimma Polri Angkatan ke-66 di Lembang, Jawa Barat.

"Ada pepatah, ikan busuk mulai dari kepala, kalau pimpinannya bermasalah, maka bawahannya akan bermasalah juga. Pimpinan harus jadi teladan, sehingga bawahannya akan meneladani," kata Sigit.

Baca juga: Maklumat Kapolri Tindak Tegas Oknum Polisi, Kapolda Kaltim di Balikpapan Klaim Belum Ada Pemecatan

Baca juga: NEWS VIDEO Kapolri: Saya Ingin Polisi Dicintai sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat

Sigit menyatakan, harapan tersebut agar dapat dipahami jajaran pimpinan di Polri, karena tugas yang dijalankan dengan penuh keikhlasan akan menjadi buah keikhlasan.

"Tolong ini diimplementasikan, bukan hanya teori dan pepatah," ujar Sigit.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved