Rabu, 8 April 2026

Otomotif

Ini Dampak Bagi Kendaraan Anda Jika Masih Sering Gonta Ganti Merek Oli Mesin

Ini dampak bagi kendaraan anda jika masih sering gonta ganti merek oli mesin.

Editor: Nur Pratama
GridOto.com/Rudy H
Ilustrasi oli mesin 

TRIBUNKALTIM.CO - Ini dampak bagi kendaraan anda jika masih sering gonta ganti merek oli mesin.

Tapi, belum banyak yang tahu efek kalau sering gonta-ganti oli mesin.

Memang biasanya tiap orang sudah punya oli favorit masing-masing buat kendaraannya.

Tapi, ada juga yang asal ganti oli dan enggak peduli mereknya karena berpikir yang penting motor terisi oli.

Lalu apakah ada efek sampingnya kalau sering gonta-ganti merek oli?

Ternyata aman, tapi selama caranya benar. Dan selama kelas dan grade-nya sama.

"Pastikan dulu sebelum menuang oli dengan merek yang berbeda, oli sebelumnya sudah terkuras bersih dari mesin," ungkap Agung Prabowo, Technical Specialist PT Pertamina Lubricants beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dikarenakan setiap merek oli atau pelumas mempunyai formulasi dan juga senyawa yang berbeda-beda.

Baca juga: Air Radiator Motor juga Harus Dikuras Secara Berkala, Ini Cara Menggantinya Sendiri di Rumah

Baca juga: MEMBAHAYAKAN! Hentikan Kebiasaan Pakai Sandal saat Naik Motor, Berikut Penjelasannya

Karena kalau sampai tercampur, akan berpengaruh pada mesin.

"Percampuran antara senyawa yang berbeda itulah yang dapat menyebabkan endapan dan memberikan dampak buruk pada performa mesin," pungkas Agung.

Jadi yang enggak disarankan itu kalau mencampur oli mesin motor berbeda merek alias asal menambahkan oli baru saat di mesin masih ada oli lama dengan merek berbeda.

Meskipun kedua olinya mempunyai tingkat kekentalan (SAE) atau indeks API yang sama, tetap tidak disarankan.

"Kalau mencampur oli mesin motor beda merek meski SAE atau indeks API sama, enggak kami sarankan," buka Ivan Rastianto, Marketing Manager PT Wiraswasta Gemilang Indonesia (WGI) pabrikan oli Evalube.

Pencampuran dua oli mesin motor yang berbeda ternyata berpengaruh terhadap kemampuan pelumasannya.

"Meski kekentalannya dan API-nya sama, oli mesin motor beda merek itu punya zat additif yang berbeda," ujar Ivan Rastianto.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved