Virus Corona di Balikpapan
Satgas Balikpapan akan Buka Vakasinasi Covid-19 Bagi Warga yang Tertinggal
Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty menyebut capaian vaksinasi di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty menyebut capaian vaksinasi di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, sudah mencapai 87,91 persen.
Namun, capaian tersebut merupakan total keseluruhan atau gabungan antara vaksinasi program dan vaksinasi gotong royong yang dilakukan oleh perusahaan.
Sementara, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menargetkan capaian vaksinasi program akan mencakup 80 persen di Hari Kesehatan Nasional pada 12 November 2021.
"Jika ditambah dengan capaian vaksin gotong royong maka di Balikpapan sudah mencapai 87,91 persen dosis pertama dan 61,51 persen dosis dua," ujarnya kepada TribunKaltim.co Kamis (4/11/2021).
Baca juga: Rencana Vaksinasi Covid-19 Anak di Balikpapan, Berikut 7 Rekomendasi dari IDAI
Baca juga: Capaian Vaksinasi di Balikpapan 87,91 Persen, Satgas Covid-19 Genjot Dosis Dua
Baca juga: Sasar Lansia Lewat Door to Door, Binda Kaltim Genjot Vaksinasi di Balikpapan
Wanita yang kerap disapa Dio itu mengatakan pihaknya diminta untuk terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi dosis kedua. Sebab, cakupannya masih rendah.
Terutama kepada warga lanjut usia (lansia). Dio menyebut permintaan itu dilontarkan langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur usai bertemu hari ini.
"Kita rapat dengan Kapolda, kami rasa perlu upaya percepatan vaksinasi untuk dosis dua," terangnya.
Dio pun membeberkan solusi yang akan ditempuh pihaknya untuk melancarkan kegiatan vaksinasi dosis kedua di Balikpapan.
Baca juga: Binda Kaltim Vaksinasi Covid-19 Door To Door di Graha Indah, Minat Warga Sangat Tinggi
Satgas Covid-19 berencana akan membuka layanan vaksinasi di BSCC Dome, khusus bagi warga yang tertinggal.
Misalnya, lantaran nomor urut yang terlewat, tidak mengetahui informasi, atau sakit.
Selain itu, pihaknya akan terus bekerjasama dengan Polri untuk memperbanyak lokasi gerai vaksinasi Covid-19 dengan mobil presisi untuk mencari warga yang belum mendapat suntikan vaksin dosis kedua.
"Kami akan jemput bila. Memang sekarang cenderung ada kesulitan untuk mendapat sasaran dalam jumlah besar," ujarnya.
"Misalnya kita undang 3 ribu orang, tapi yang datang cuma seribu saja," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mendapat-vaksinasi-covid-bpn.jpg)