Breaking News:

Gelar Webinar Nasional, Kowani Angkat Urgensi Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Rumah Tangga

Pekerja rumah tangga (PRT) merupakan salah satu jenis pekerjaan yang dibutuhkan, terutama pada era modern seperti saat ini.

Editor: Diah Anggraeni
HO/BPJamsostek
Direktur Kepesertaan BPJamsostek, Zainudin saat menjadi narasumber dalam webinar nasional yang membahas RUU PRT, di mana salah satunya fokus pada perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.  

TRIBUNKALTIM.CO - Pekerja rumah tangga (PRT) merupakan salah satu jenis pekerjaan yang dibutuhkan, terutama pada era modern seperti saat ini.

Namun, pekerjaan ini sepertinya masih dipandang sebelah mata oleh berbagai pihak, termasuk pemberi kerjanya.

Dikatakan demikian, karena pekerjaan PRT masih jauh dari kata layak jika dilihat dari sisi kesejahteraannya.

Baca juga: Permenaker 17 Terbit, Permudah Peserta BPJamsostek Dapatkan Manfaat Tambahan untuk KPR Ringan

Untuk itu, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bersama dengan Jaringan Nasional Advokasi (JALA) PRT, Komnas Perempuan, mengadakan webinar nasional membahas RUU PRT, di mana salah satunya fokus pada perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). 

Kegiatan yang dilakukan secara daring dan mengangkat tema Gerakan Ibu Bangsa untuk Perlindungan PRT ini dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah dan Ketua Kowani Giwo Rubianto.

Tampak pula hadir Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Zainudin sebagai salah satu narasumber.

Webinar ini sekaligus untuk menunjukkan bahwa pekerjaan itu butuh perhatian serius, khususnya dari pemerintah terkait jaminan sosial untuk PRT

Membuka kegiatan tersebut, Ida Fauziah mengatakan, kolaborasi yang dilakukan untuk kegiatan launching program Jamsostek untuk PRT ini sangat luar biasa.

"Keberadaan PRT saat ini sangat penting dalam mendukung kegiatan rumah tangga sehari-hari, dan yang terpenting juga dapat menyerap tenaga kerja yang sangat banyak terutama dari kalangan wanita," terangnya. 

"PRT seringkali bekerja dalam situasi yang kurang layak, seperti jam kerja rata-rata lebih panjang, tidak ada hari libur, rentan mengalami diskriminasi dan pelecehan, dan tidak ada jaminan sosial serta asuransi bagi mereka," ungkap Ida Fauziah.

Baca juga: Kowani Angkat Urgensi Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Rumah Tangga

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved