Jumat, 1 Mei 2026

Liga Inggris

Performa Manchester United Inkonsisten, Mengapa Ole Gunnar Solskjaer Masih Dipertahankan MU?

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tengah mendapatkan tekanan tinggi karena Setan Merah menelan serangkaian hasil buruk musim ini.

Tayang:
Oli SCARFF / AFP
Ole Gunnar Solskjaer.Performa Manchester United Inkonsisten, Mengapa Ole Gunnar Solskjaer Masih Dipertahankan MU? 

TRIBUNKALTIM.CO - Tuntutan agar pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer seringkali muncul, terutama jika MU menelan kekalahan.

Tagar #OleOut pun sering muncul dan trending di Twitter usai Manchester United bermain buruk.

Ole Gunnar Solskjaer memang tengah mendapatkan tekanan tinggi karena Setan Merah menelan serangkaian hasil buruk musim ini.

Baca juga: Paul Pogba Diamuk Legenda Manchester United, Dituding Jadi Penyebab Hasil Seri Setan Merah

Baca juga: Ronaldo Selamatkan Solskjaer dari Pemecatan, Manchester United Bungkam Tottenham Hotspur

Baca juga: NEWS VIDEO Solskjaer Tanggapi Kekalahan MU atas City, Singgung Gol Bunuh Diri & De Gea

Performa Manchester United musim ini begitu inkonsisten, khususnya di ajang Premier League.

Dalam enam laga terkini, Man United telah menelan empat kekalahan, sekali hasil imbang, dan cuma sekali menang.

Hasil-hasil minor itu termasuk kekalahan memalukan 0-5 dari Liverpool dan teranyar 0-2 di tangan Manchester City.

Lebih buruknya, dua kekalahan dari sang rival diderita Old Trafford.

Pemain depan Manchester United Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola grup F Liga Champions antara Atalanta dan Manchester United di stadion Azzurri d'Italia, di Bergamo, pada 2 November 2021.
Pemain depan Manchester United Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola grup F Liga Champions antara Atalanta dan Manchester United di stadion Azzurri d'Italia, di Bergamo, pada 2 November 2021. (Marco BERTORELLO / AFP)

Ini membuat Setan Merah menambah catatan minor di kandang sendiri.

Seperti dilansir dari Kompas.com, Manchester United kini selalu kebobolan dalam 14 pertandingan kandang terakhir di semua kompetisi, menyamai catatan buruk pada September 1954 dan Februari 1955 silam.

Catatan tersebut merupakan rentetan kebobolan terburuk kedua Man United di Old Trafford, setelah yang tercipta antara April 1958 dan Maret 1959 (21 laga).

Padahal, lini pertahanan Man United diisi oleh bek termahal dunia Harry Maguire, kapten timnas Swedia Victor Lindelof, dan Luke Shaw dan Aaron Wan-Bissaka yang tampil impresif musim lalu.

Selain itu, amunisi bek tengah Man United juga bertambah dengan kedatangan pemenang empat kali Liga Champions, Raphael Varane, yang direkrut dari Real Madrid.

Baca juga: Bukan Messi atau Jorginho, Daftar Pemenang Ballon d Or 2021 Bocor, Ronaldo Urutan 9, Benzema ke 3

Setan Merah juga telah gugur di Piala Liga Inggris. Sementara, mereka tampil kurang meyakinkan di Liga Champions musim ini.

Di kompetisi elite benua biru tersebut, Man United memang memuncaki klasemen Grup F.

Namun, mereka baru meraup tujuh poin dari dua kemenangan yang diraih dengan sulit, sekali hasil imbang, dan sekali tumbang. Berdasarkan skema permainan, Man United juga kerap kali tak enak dilihat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved