Berita Internasional Terkini
TERUNGKAP Penyebab Kehancuran Konser Astroworld Travis Scott, Seseorang Menyuntik Obat di Leher
Keluarga dan teman-teman telah memberikan penghormatan kepada mereka yang meninggal setelah lonjakan kerumunan di festival Astroworld Travis Scott.
TRIBUNKALTIM.CO - Keluarga, kerabat dan teman-teman korban telah memberikan penghormatan kepada mereka yang meninggal setelah lonjakan kerumunan di festival Astroworld rapper Travis Scott di Houston, Texas.
Sedikitnya delapan orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam acara musik tersebut, yang kini sedang diselidiki oleh kepolisian setempat.
Travis Scott mengatakan, dia bekerja untuk membantu keluarga korban, tetapi beberapa penonton konser menuntut dia dan promotor untuk ganti rugi.
Sebagian besar korban adalah anak muda, dengan yang termuda dikatakan baru berusia 14 tahun.
Keluarga salah satu korban, Brianna Rodriguez yang berusia 16 tahun, berbicara tentang "kesedihan mendalam" mereka dan mengatakan penari yang bersemangat itu "menari menuju gerbang mutiara surga".
Sebelumnya, polisi Houston mengatakan penyelidikan mereka terhadap kerusakan itu akan mencakup laporan bahwa seseorang di antara audiens itu telah menyuntik orang dengan obat-obatan.
Baca juga: NEWS VIDEO Kronologi Tewasnya 8 Orang Saat Konser Travis Scott
Baca juga: NEWS VIDEO Viral Penonton Konser Astroworld Travis Scott Minta Dihentikan karena 8 Orang Meninggal
Baca juga: Kylie Jenner dan Travis Scott Putus, Tetap Komitmen Menjadi Orangtua Bagi Stormi
Lonjakan dimulai sekitar pukul 21.15 pada hari Jumat (02.15 GMT Sabtu) ketika kepanikan pecah, saat itu kerumunan massa berdesak-desakan ke depan panggung selama pertunjukan utama rapper itu.
Ketika benturan mulai menyebabkan cedera pada orang-orang, kepanikan meningkat dan korban dengan cepat membanjiri petugas pertolongan pertama di tempat, kata para kru.
Sekitar 300 orang dirawat karena cedera seperti luka dan memar.
Beberapa orang yang diduga terluka selama lonjakan kerumunan telah mengajukan tuntutan hukum terhadap Travis Scott dan promotor festival Live Nation.
Satu gugatan juga menuduh artis rap Drake, yang tampil sebagai pemain kejutan, menghasut banyak orang "meskipun dia tahu tentang perilaku [Travis Scott] sebelumnya", seperti dilansir TribunKaltim.co dari bbc.com.
Baca juga: Romantis, Pasangan Kylie Jenner dan Travis Scott Dedikasikan Tato Kembar untuk Putri Mereka Stormi
Pada tahun 2018, Travis Scott mengaku bersalah atas tuduhan gangguan publik setelah ia dituduh mendorong orang-orang untuk bergegas ke atas panggung di sebuah konser di negara bagian Arkansas, AS.
Menurut sebuah surat kabar lokal, dia juga membayar hampir $7.000 (£5.186) kepada dua orang yang mengatakan mereka terluka pada acara tersebut.
Baik dia maupun Drake tidak mengomentari tuntutan hukum baru terhadap mereka.
Pada hari Sabtu (6/11/2021) , Kepala polisi Houston Troy Finner mengatakan penyelidikan atas tragedi itu akan mencakup divisi pembunuhan dan narkotika.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/travis-scott.jpg)