Jadi Tema Google Doodle, Inilah Profil Roehana Koeddoes, Jurnalis Perempuan Pertama Indonesia
Roehana Koeddoes atau Ruhana Kuddus menjadi tema Google Doodle pada hari, Senin (8/11/2021).
TRIBUNKALTIM.CO - Roehana Koeddoes atau Ruhana Kuddus menjadi tema Google Doodle pada hari, Senin (8/11/2021).
Tampilan laman pencarian google sedikit berbeda dengan adanya wajah perempuan dengan pakaian khas Sumatra ini.
Perempuan yang menjadi google doodle ini ternyata seorang jurnalis perempuan pertama Indonesia dan belum lama ini diangkat menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.
Namanya Roehana Koeddoes atau Ruhana Kuddus, merupakan salah satu pejuang kemerdekaan tanah air dengan media tulisan.
Baca juga: LENGKAP Profil Ellya Khadam yang jadi Google Doodle Hari Ini, Sang Penyanyi Berulang Tahun ke-93
Baca juga: Profil Sariamin Ismail, Penulis Wanita yang Jadi Google Doodle Hari Ini, Sabtu 31 Juli 2021
Baca juga: Hari Ini 22 April, Earth Day, Tema Perayaan Tahun 2021, Google Doodle dan Sejarah Hari Bumi Sedunia
Atas perjuangannya itu, pada 8 November 2019 Presiden Indonesia Joko Widodo memberikan gelar sebagai Pahlawan Nasional.
Keputusan itu diambil sesuai dengan putusan dari Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
Lalu seperti apa perjuangan sosok jurnalis ini?
Mengutip Bobo.id di artikel berjudul Jadi Tema Google Doodle Hari Ini, Ini Profil Perempuan Sumatra Roehana Koeddoes, Jurnalis, simak profil Roehana Kudus selama menjadi jurnalis perempuan pertama.
Profil Roehana Koeddoes
Roehana lahir di Kabupaten Agam pada 20 Desember 1884, dari pasangan Mohamad Rasjad Maharadha Soetan dan Kiam.
Disebutkan, Roehana Koeddoes adalah kakak tiri dari Perdana Menteri Indonesia yang pertama Soetan Sjahrir.
Selain itu, pahlawan perempuan ini adalah bibi dari penyair terkenal Chairil Anwar, dan sepupu H. Agus Salim.
Salah satu prestasi dari perempuan ini adalah mendirikan sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) di Koto Gadang pada 1911.
Baca juga: Google Doodle Hari Ini Rabu 17 Februari 2021, dr Marie Thomas, Dokter Wanita Pertama di Indonesia
Selain aktif di bidang pendidikan, perempuan ini juga menulis di surat kabar perempuan, Poetri Hindia.
Saat dibredel pemerintah Belanda, Roehana Kuddus berinisiatif mendirikan surat kabar, dengan nama Sunting Melayu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/google-doodle-hari-ini-senin-8112021-fix-lagi.jpg)