Rabu, 29 April 2026

Aplikasi

Saingan WhatsApp Bakal Merilis Iklan untuk Pengguna Gratis, Cara Mematikan Iklan di Telegram

Saingan WhatsApp bakal merilis iklan untuk pengguna gratis. Simak cara mematikan iklan di Telegram.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
canva.com
Ilustrasi aplikasi Telegram. Saingan WhatsApp bakal merilis iklan untuk pengguna gratis. Simak cara mematikan iklan di Telegram. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pesaing WhatsApp, Telegram bakal segera merealisasikan rencana peluncuran iklan di platformnya untuk pengguna gratis.

Apakah kehadiran Telegram ads atau iklan ini bakal membuat pengguna Telegram berpaling?

Ada cara untuk mematikan iklan di Telegram jika nanti sudah resmi muncul di tampilan kamu. 

Secara resmi, Pavel Durov sebagai CEO Telegram meluncuran iklan di Telegram pada akhir Oktober lalu.

Tujuan Telegral merilis iklan di aplikasi pesan instan miliknya adalah untuk meningkatkan profit perusahaan.

Bukan hanya untuk meningkatkan profit, dana yang akan didapatkan dari iklan juga akan digunakan untuk menutup biaya operasional aplikasi Telegram.

Sebenarnya, Pavel Durov telah merencanakan peluncuran iklan di Telegram sejak akhir tahun 2020.

Namun, perusahaan baru merealisasikan peluncuran iklan di Telegram pada akhir Oktober 2021.

Baca juga: Cara Mudah Merahasiakan Kontak Akun Aplikasi Telegram, Ini Tahapan-tahapannya

Baca juga: 4 Fitur Tersembunyi Telegram yang Tidak Ada di Aplikasi WhatsApp, Diantaranya Rekam Video Meeting

Baca juga: Bagi yang Masih Salah Ketik, Telegram Bisa Edit Typo di Pesan yang Sudah Terkirim, Begini Caranya

Kemungkinan alasannya karena proses pengembangan sistem iklan yang memperhatikan keamanan, privasi, dan kenyamanan pengguna.

Lalu apakah kehadiran iklan di Telegram bakal mengganggu chat pengguna?

Bagaimana cara menonaktifkan iklan di Telegram?

Dikutip TribunKaltim.co dari nextren.grid.id, berikut ini sistem Iklan di Telegram

Iklan di Telegram hanya akan muncul di channel-channel besar yang anggotanya lebih dari 1000 orang.

Telegram tak akan menghadirkan iklan untuk channel dengan jumlah anggota yang masih sedikit.

Hal tersebut dikarenakan channel besar membutuhkan dukungan dari server Telegram yang cukup besar, sehingga wajar jika Telegram meluncurkan iklan di channel tersebut.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved