Rabu, 8 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

Percepat Tracing Kasus Covid-19, PCR di Labkesda Balikpapan Segera Beroperasi

Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud meresmikan laboratorium polymerase chain reaction (PCR) di Labkesda Kota Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud meresmikan laboratorium polymerase chain reaction (PCR) di Labkesda Kota Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud meresmikan laboratorium polymerase chain reaction (PCR) di Labkesda Kota Balikpapan.

Laboratorium PCR tersebut merupakan yang ke-13 di Kota Balikpapan.

Bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui dana alokasi khusus (DAK) atau APBN.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, laboratorium PCR akan melayani pemeriksaan pasien Covid-19.

“Untuk laboratorium klinis kita hari ini menambah pelayanan tes PCR yang sumber dananya berdasarkan dana alokasi khusus Kemenkes,” ujarnya, Jumat (12/11/2021).

Kendati demikian, alat PCR tersebut saat ini masih belum bisa dioperasikan lantaran masih menunggu sejumlah tahapan yang harus dilalui.

Baca juga: INFO Syarat Naik Kapal Laut ke Wilayah PPKM Level 1 - 4, Cek Aturan Vaksin & PCR Terbaru Kapal Pelni

Baca juga: RSUD Tarakan Terapkan Tarif PCR Rp 300 Ribu

Baca juga: UPDATE Syarat Naik Pesawat ke Wilayah PPKM Level 1 - 4 Terbaru, Tak Perlu PCR Cukup Pakai Antigen

Diantaranya, sterilisasi gedung dan uji klinis alat yang perlu dilakukan untuk mendapatkan izin operasi dari Kementrian Kesehatan.

“Karena untuk mengoperasionalkan alat PCR perlu kondisi laboratorium yang steril. Adapun total anggaran Rp 1,9 miliar dengan persiapan gedungnya,” terangnya.

Wanita yang kerap disapa Dio itu menjelaskan, laboratorium PCR tersebut mampu memeriksa 32 spesimen dalam satu kali putaran.

Adapun teknisnya sama seperti laboratorium lain yang sudah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Balikpapan.

Misalnya laboratorium Klinik Tirta dan RS Dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD). Alat PCR ini berasal dari bantuan Kementerian Kesehatan.

“Hasil pemeriksaan juga akan terdaftar dalam PeduliLindungi. Jadi ini juga mempercepat tracing kasus Covid-19 di Balikpapan,” katanya.

Baca juga: Penjelasan Bio Farma Menyoal Biaya Tes PCR Bisa Rp 275 Ribu karena Harga Reagen Hanya Rp 90 Ribu

Adapun ntuk tarifnya akan menyesuaikan dengan surat edaran Kemenkes yakni diluar Pulau Jawa – Bali sebesar Rp 300 ribu.

“Tarif sama mengikuti Kemenkes. Ini lab ke 13 di Balikpapan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved