Liga 1
Sebelum Kompetisi Seri 3 Liga 1, Manajer Tim Borneo FC: Mental Bertanding Penting Dievaluasi
Setelah berakhirnya seri kedua kompetisi Liga 1 2021/2022, hampir semua tim menjalani masa liburan termasuk Borneo FC
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Setelah berakhirnya seri kedua kompetisi Liga 1 2021/2022, hampir semua tim menjalani masa liburan termasuk Borneo FC.
Menjelang berlangsungnya seri ketiga yang rencananya dimulai pada 18 November 2021 mendatang.
Pesut Etam telah meliburkan pemainnya selama satu pekan.
Selanjutnya anak asuh Risto Vidakovic itu, telah mulai menjalani latihan kembali terhitung pada 12 November 2021 di Yogyakarka.
Perihal mulainya latihan kembali tersebut, disampaikan langsung oleh Manajer Tim Borneo FC, Dandri Dauri, pada Jumat (12/11/2021).
Baca juga: Manajer Tim Borneo FC Dandri Dauri Pinta Pemain Cepat Pahami Taktik dan Strategi Pelatih
Baca juga: Rekor Berhasil Diciptakan Gelandang Persija Jakarta dan Borneo FC, Tembus 100 Match di Era Liga 1
Baca juga: Pemain Borneo FC Samarinda Libur, Optimisme Coach Amir pada Seri 3 Liga 1 2021
“Sudah sepakat kalau latihan dimulai lagi 12 November di Jogjakarta. Kami lakukan latihan disana, karena seri 3 kembali dilaksanakan di Jawa Tengah dan Jogjakarta,” ungkapnya melalui website resmi Pesut Etam.
Dandri begitu karibnya disapa, menyebut selain melakukan pembenahan beberapa kelemahan yang terjadi selama seri kedua, terutama setelah dinahkodai Risto Vidakovic.
Ada beberapa hal lagi menurutnya perlu menjadi evaluasi, seperti yang terpenting adalah soal mental bertanding para pemain.
Dirinya menilai, selama berlangsungnya seri kesatu dan seri kedua masalah mental ini, menjadi hal yang paling kerap terlihat.
Disebutnya, pemain seolah tak punya keinginan kuat untuk bertarung habis-habisan demi klub. Tentu ini jelas berdampak pada hasil akhir pertandingan.
Baca juga: Menang 1-0 Atas PSIS Semarang, Pemain Borneo FC Hendro Siswanto: Kerja Keras Bersama
Yang mana Pesut Etam, kerap menuai hasil yang negatif.
“Ini hal paling penting dibenahi dalam sepekan sebelum seri 3 dimulai. Pemain harus memahami, mereka bermain untuk klub yang menggaji mereka untuk menafkah keluarga,” terangnya. (*)