Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Forum Bisnis Dubai Expo 2021, Menko Airlangga Ajak Calon Investor untuk Berinvestasi di KEK

Menko Airlangga Hartarto, mengajak para calon investor untuk bergabung dengan para pelaku usaha lainnya yang telah merasakan kemudahan

Editor: Budi Susilo
Ekon.go.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual di acara Forum Bisnis mengenai Kawasan Ekonomi Khusus yang digelar di Paviliun Indonesia Dubai Expo. Forum Bisnis tersebut diselenggarakan mulai 7 November hingga 11 November 2021.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual di acara Forum Bisnis mengenai Kawasan Ekonomi Khusus yang digelar di Paviliun Indonesia Dubai Expo. Forum Bisnis tersebut diselenggarakan mulai 7 November hingga 11 November 2021. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menko Airlangga Hartarto, mengajak para calon investor untuk bergabung dengan para pelaku usaha lainnya yang telah merasakan kemudahan dalam berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus.

Kebijakan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) hingga kini masih menjadi andalan Pemerintah guna mendistribusikan pertumbuhan ekonomi secara merata di seluruh Indonesia.

Selain itu, KEK juga bertujuan meningkatkan nilai investasi di daerah, mengoptimalkan kegiatan industri termasuk aktivitas ekspor dan impor, serta mempercepat pembangunan dan pemerataan kesempatan kerja.

Keberadaan KEK di Indonesia juga menawarkan berbagai fasilitas bagi penanaman modal, berupa insentif fiskal seperti tax holiday dan tax allowance.

Baca juga: Menteri Arief Yahya Berjanji, Tahun Ini Kaltim Bakal Dibuat Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata

Baca juga: Menteri Pariwisata Janjikan Kaltim Bakal Miliki Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di 2019

Baca juga: FGD Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Digelar, Percepatan Realisasi Pembangunan MBTK

Serta insentif nonfiskal seperti layanan one-stop services menggunakan Online Single Submission (OSS) untuk perijinan dan pendaftaran usaha, peraturan keimigrasian, ketenagakerjaan, dan pengelolaan lahan.

Hingga tahun 2021, telah ditetapkan 19 KEK di seluruh Indonesia, yang bergerak di sektor industri manufaktur, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

“Lebih dari itu, KEK secara otomatis juga akan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), karenanya akan masuk sebagai prioritas untuk dikembangkan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual di acara Forum Bisnis mengenai Kawasan Ekonomi Khusus yang digelar di Paviliun Indonesia Dubai Expo. Forum Bisnis tersebut diselenggarakan mulai 7 November hingga 11 November 2021.

Untuk KEK yang berfokus pada industri manufaktur antara lain terdapat di Sei Mangkei, Gresik, Kendal, Palu, Arun Lhokseumawe, Galang Batang, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Tanjung Api-Api, Bitung, dan Sorong.

Baca juga: Airlangga Hartarto Sebut Sektor Pelayaran dan Kepelabuhanan Harus Segera Beradaptasi

Sementara KEK pariwisata di antaranya yakni Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Morotai, Likupang, LIDO, dan Mandalika.

Gelaran event olahraga berskala dunia yakni Indonesia First World Super Bike dan MotoGP juga akan diselenggarakan di KEK Mandalika.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved