Breaking News:

Berita Penajam Terkini

Disperindagkop Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah di Desember, Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Goreng

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di Kalimantan Timur (Kaltim) bersama dengan Bulog akan menggelar operasi pasar murah untuk menekan kena

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Seksi (Kasi) Bina Pasar dan Distribusi Disperindagkop PPU Marlina. Ia mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Bulog akan menggelar operasi pasar murah pada Desember mendatang. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di Kalimantan Timur (Kaltim) bersama dengan Bulog akan menggelar operasi pasar murah untuk menekan kenaikan harga minyak goreng.

Kebijakan ini diharapkan bisa membantu masyarakat untuk jangka pendek.

Sekadar diketahui, terjadi lonjakan harga minyak goreng selama dua pekan terakhir di Kabupaten PPU.

Selama dua pekan ini harga minyak kemasan naik hingga Rp 5 ribu per liternya. Dari harga semula Rp 15 ribu per liter menjadi Rp 20 ribu per liter. Kemudian untuk minyak goreng 5 liter semula dibandrol dengan harga Rp 70 ribu menjadi Rp 90 ribu.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) PPU bekerja sama dengan Bulog akan menggelar operasi pasar murah pada Desember mendatang.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Kian Mencekik di Bontang, Tembus Rp 36 Ribu untuk Kemasan 2 Liter

Baca juga: Harga Minyak Goreng Indonesia Naik, Warga Nunukan Nantikan Pasokan Migor Malaysia

Baca juga: Harga Minyak Goreng Naik di Tarakan, Salah Satunya Dipicu Kenaikan Harga CPO Dunia

"Langkah yang kita tempuh di Penajam. Saya sudah menyurat ke Bulog untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak ini. Insya Allah Bulog akan mengadakan operasi pasar murah sembako.

Rencananya kemarin balasannya itu pada bulan Desember, menjelang Natal dan Tahun Baru," ujar Kepala seksi (Kasi) Bina Pasar dan Distribusi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) PPU, Marlina, Selasa (16/11/2021).

Dikatakan Marlina, dalam pelaksanaan operasi pasar murah tersebut biasanya Bulog akan menjual berbagai macam kebutuhan sembako masyarakat dengan harga yang relatif murah.

Dia memperkirakan harga minyak goreng bisa menembus angka Rp 14.500 saat operasi pasar murah tersebut digelar.

"Bulog itu menjual sembako, minyak, kebutuhan masyarakat yang mendesak. Mereka akan menyediakan kebutuhan sembako masyarakat. Pelaksanaan operasi pasar murah itu akan diadakan di empat kecamatan," kata dia.

Selain menggelar operasi pasar murah, pihaknya juga akan terus memantau atau memonitoring perkembangan harga minyak goreng serta komoditas lainnya di seluruh pasar yang ada di Kabupaten PPU.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di PPU Naik Rp 5.000, Disperindagkop Sebut Kenaikan Terjadi di Seluruh Dunia

"Kita juga melakukan pengawasan jangan sampai kondisi melonjak, juga harganya dinaikkan. Jadi kita tetap memantau harga di pasaran untuk jangan terlalu menaikkan harga yang cukup tinggi," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved